RADARSEMARANG.ID, Batang - Pihak sekolah menempuh jalur kekeluargaan menghadapi kasus kekerasan yang dilakukan oleh seorang guru terhadap muridnya di Batang.
Kasus ini viral di media sosial karena video kekerasan tersebut tersebar luas. Belakangan diketahui, peristiwa tersebut terjadi di SMK Negeri 1 Kandeman Batang.
"Alhamdulillah sampai detik ini kami bersama tim menempuh jalur kekeluargaan. Kami sudah koordinasi dengan (pihak, Red.) terkait dan sudah mengunjungi siswa. Semoga dimudahkan, amin," kata Kepala SMK Negeri 1 Kandeman, Agus Surono saat dikonfirmasi media, Jumat (29/9).
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam video tersebut seorang guru menjambak dan memukuli muridnya.
Korban berpakaian OSIS sementara teman-temannya dalam video itu mengenakan seragam olahraga berwarna merah. Aksi tersebut diperkirakan terjadi pada Senin (25/9) dan mulai viral pada Rabu (27/9).
Video tersebut dinarasikan jika sang murid tidak membawa pakaian olahraga saat jam pelajaran olahraga.
Teman korban menceritakan bahwa korban dipanggil guru olahraga kemudian dijambak dan dihajar. Ada juga keterangan yang menyatakan korban sudah melakukan visum dan melaporkannya ke pihak terkait.
Sementara itu, Polres Batang masih melakukan penyelidikan terkait kasus viral tersebut. Beberapa pihak terkait dimintai keterangan atas aksi kekerasan tersebut. Hingga saat ini, belum ada pihak yang melaporkan peristiwa tersebut ke Kepolisian.
"Saat ini kami masih klarifikasi para pihak," ujar Kasatreskrim Polres Batang AKP Andi Fajar.
Namun demikian, kasus tersebut akhirnya berakhir damai. Hal ini karena ada pertemuan antara Murid, Guru dan pihak sekolah.
Dalam mediasi tersebut juga dihadiri anggota TNI dari Koramil Tulis dan anggota Bhabhinkamtibas. "Iya kasus ini sudah damai dan kita mengedepankan kekeluargaan," imbuh Agus Surono.
Sebelum melakukan mediasi, pihak sekolah telah memeriksakan kondisi korban ke RS QIM. Menurutnya, dari hasil dari pemeriksaan, siswa baik-baik saja. Dibuktikan dengan rekam medik dan hasil CT-scan.
"Sebenarnya kasus ini tidak seheboh yang ada di medsos, tapi karena sudah viral ya kita lakukan penyelesaian dengan jalan yang terbaik bagi kedua belah pihak. Alhamdulillah tadi juga disaksikan langsung pihak keluarga dan aparat keamanan," tandasnya. (yan/bas)
Editor : Baskoro Septiadi