RADARSEMARANG.ID, Batang - Kecelakaan tunggal terjadi di jalan lingkar Alas Roban atau jalur beton, pada Selasa dini hari (11/7) sekitar pukul 00.30 WIB. Sebuah truk tangki tronton bulk bermuatan 32 ton serbuk kapur bahan campuran cat terguling. Kendaraan ini mengalami kegagalan fungsi hidrolik akibat selang angin pecah.
Pengemudi truk Khairisyul Adib, 20, warga Rembang menceritakan dirinya berjalan dari arah Rembang tujuan Bogor. Awalnya semua lancar tidak ada kendala.
Sesampainya di jalan menanjak jalur beton, tiba-tiba truk yang dikendarainya kehilangan tenaga. Rem, kemudi dan mesin tidak berfungsi. Akibatnya truk mundur dan tidak bisa dikuasai.
Truk mundur sejauh sekitar 100 meter sebelum menghantam median dan kemudian terguling melintang menutup jalan.
"Saya berjalan pelan karena menanjak. Tiba-tiba slang angin pecah dan hidrolik tidak berfungsi. Saya berusaha menepi tapi kendaraan tidak bisa dikendalikan. Untung dibelakang saya tidak ada kendaraan lain," terangnya.
Lalu lintas pun macet total karena jalur beton sedang diperbaiki. Petugas Satlantas dari Pos Luwes kemudian mengalihkan arus ke jalur sebelah dan sebagian dilewatkan jalur Daendels Alas Roban.
Wanita yang kerap dipanggil, Bu Ari, saksi mata yang membuka warung di dekat lokasi kejadian menceritakan dirinya mendengar ada orang berteriak. Ia kemudian melihat ada truk berjalan mundur dan terguling.
"Suaranya sangat keras sampai saya gemetar dan takut terjadi sesuatu pada pengemudi," ucapnya.
Sampai Selasa siang, truk belum berhasil dievakuasi karena crane tidak kuat mengangkat. Kasatlantas Polres Batang AKP Agus Pardiyono Marinus melalui petugas Pos Luwes Brigpol Niko Sandy membenarkan kejadian ini dan sedang mengupayakan evakuasi. Beruntung kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.
"Muatan harus dikeluarkan dulu dengan cara manual karena berbentuk serbuk," terangnya. (yan/bas)
Editor : Baskoro Septiadi