RADARSEMARANG.ID, Batang - Hari Panca Rahargio, warga Gringsing, bersepeda menuju Jakarta, Minggu (9/7). Pria 45 tahun itu, gowes seorang diri menggunakan sepeda onthel tua. Tujuannya memperkenalkan Batang ke dunia luar.
Hari mempersiapkan diri dengan berlatih setiap hari selama beberapa bulan. "Selama ini orang mengenal Batang hanya ada Alas Roban. Padahal potensi Kabupaten Batang sangat besar," ujar Hari Panca.
Hari juga sudah menyiapkan surat jalan dari Muspika Kecamatan Gringsing, cek kesehatan, perbekalan serta peralatan bengkel lengkap. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika terjadi kerusakan di jalan.
Hari akan melalui jalur pantura. Di kota-kota yang dilalui, komunitas pecinta sepeda tua sudah dikoordinasi dan bersiap menyambut Hari.
Uniknya, Hari menempuh perjalanan jauh ini dengan menaiki sepeda tua peninggalan Perang Dunia II. Sepeda itu buatan Inggris tahun 1940, warisan dari kakeknya.
Keberangkatan Hari dilepas oleh tokoh pemuda Gringsing Muchamad Aghus ZN dari depan MTs Nur Anom Gringsing.
Beberapa rekan dari komunitas sepeda tua ikut mengantarnya sampai perbatasan Alas Roban."Bawa nama baik dan perkenalkan potensi Kabupaten Batang," terang Aghus.
Rencananya, rute Gringsing-Jakarta akan ditempuh dalam waktu lima hari. Hari hanya bersepeda pada siang hari untuk keselamatan.
Di Jakarta, Hari akan bertemu dengan rekan-rekan sesama pecinta sepeda tua dan menghadiri beberapa acara.
Selain itu, Hari juga akan ziarah ke makam ayahnya di Tanah Kusir. Setelah dari Jakarta Hari akan kembali lagi ke arah timur dan melanjutkan gowes ke Bali.
Dari perbincangan, ternyata aksi gowes jarak jauh Hari bukan hanya ini saja. Tahun 2017, Hari juga pernah bersepeda seorang diri ke Jakarta menghadiri acara reuni sekolah SMAN 105 Jakarta menggunakan sepeda yang sama. (yan/zal)
Editor : Baskoro Septiadi