Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Posisikan Guru PAI sebagai Muazin

Agus AP • Rabu, 19 Februari 2020 | 18:29 WIB
SOSIALISASI: Kepala Kantor Kementerian Agama Batang Taufik Rahman saat memaparkan materi.(RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI: Kepala Kantor Kementerian Agama Batang Taufik Rahman saat memaparkan materi.(RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, BATANG, - Ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Batang dikumpulkan di gedung Korpri Batang Selasa (18/2) pagi. Terdiri dari 492 guru tingkat Sekolah Dasar (SD). Mereka diberi pembekalan agar mengajarkan Islam yang penuh dengan kedamaian. Diajarkan untuk menjadi ‘muazin’, tidak sebagai ‘imam’.

Kepala Kantor Kementerian Agama Batang Taufik Rahman dalam materinya, menekankan agar guru agama selalu membawa Islam yang damai. Mampu mengajak kebaikan, bukan sebaliknya. "Guru Agama Islam harus memposisikan diri sebagai muazin atau pengajak kebaikan," ujarnya Selasa (18/2).

Menurutnya, guru PAI harus menjadi 'muazin'. Tidak sebagai 'imam'. Muazin atau orang yang menyerukan azan, dijadikan simbol bahwa guru harus mengajak anak didiknya untuk berbuat kebaikan. Hal itu dirasa sebagai gambaran yang pas.

Selain itu, ia menambahkan bahwa muazin datang terlebih dahulu ke masjid, mengajak masyarakat berbondong-bondong datang. Sebelum sang imam datang.

Kebaikan penting untuk disuarakan, karena Islam penuh kedamaian. Guru PAI jangan sampai tepapar radikalisme. Sehingga menyebarkan paham itu pada anak-anak didiknya. "Islam adalah darussalam, bukan darul Islam. Negara yang penuh dengan kedamaian," ujarnya.

Caranya, guru perlu memperbarui informasi secara cepat, sesuai perkembangan zaman. Hal itu bisa meningkatkan profesionalitas guru terhadap muridnya. "Intinya supaya guru bisa punya karakter, memperbanyak literasi. Guru-guru perlu update literasi, dari bacaan-bacaan setiap hari. Begitu juga dengan keprofesionalannya," ucapnya.

Acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Achmad Taufiq sebagai pemateri. Diselenggarakan oleh Kelompok Kegiatan Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Batang, para guru diharapkan pula dapat dapat meningkatkan kualitas belajar mengajar di kelas. Hal itu disampaikan Achmad Mustaqim, sebagai penanggungjawab acara tersebut.

"Harapannya para guru agama ini bisa refresh, terkait dengan pemberkasan dan metode pembelajaran yang harus mereka kuasai," kata Mustaqim. (yan/zal) Editor : Agus AP
#Posisikan Guru PAI sebagai Muazin