Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Nduwe Bojo Tukang Tipu, Lady Njaluk Pegat

Radar Semarang • Selasa, 13 Februari 2024 | 16:59 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RADARSEMARANG.ID, Percuma kerja keras tapi nggak dihargai. Itulah yang dirasakan Lady saat ini. Ia banting tulang jadi tenaga kerja wanita (TKW).

Uang dikumpulkan. Niatnya untuk memenuhi kebutuhan anak dan bikin rumah. Malah hasil jerih payahnya dipakai foya-foya suaminya, John Dori.

Lima tahun merantau, kerja kerasnya sia-sia. Saat ingin pulang, rehat di rumah barunya, Lady Sandi terkejut.

Baca Juga: Jadi Korban KDRT, Lady Pilih Undur Diri

Jantungnya serasa mau copot. Rumah yang katanya sudah jadi 100 persen, tak ada wujudnya. Semua foto yang dikirim John Dori hanya tipuan semata. 

"Kaget to mbak balik kampung, omah ra ono wujude," jelas Lady. 

Padahal tiap bulan ia mengirim uang Rp 10 juta. Untuk makan anak juga pembangunan rumah impiannya. 

"Bukane dinggo bangun omah malah digelapkan," akunya. 

Parahnya lagi John punya wanita idaman lain (WIL). Namanya Pretty. Ditinggal kerja istrinya, nyatanya John tak kuat menahan nafsu.

Untuk melampiaskan hasratnya, John main di belakang. Uang yang dikirim sang istri, digunakan untuk jajan.

Merasakan enak satu kali, John pun keblabasan. Uang yang dikirim Lady digunakan untuk kencan dengan Pretty.

"Kadung nyesek, loro ati, duite malah dinggo jajan," imbuhnya. 

Tanpa pikir panjang, Lady yang tak terima pun langsung menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama.

Ia merasa tak dihargai. Hatinya juga telanjur remuk. Tak lupa ibu satu anak ini juga menuntut harta gono gini.

"Yo tetep nuntut duit balik, bayangkan wis dientekke piro wae duitku," ungkapnya. 

Kini keduanya masih menjalani sidang di Pengadilan Agama. Meski sempat kesulitan karena John menolak dan mau meninggalkan selingkuhannya, Lady tetap keukeuh untuk berpisah.

Ia juga terus mengumpulkan bukti-bukti. Rumah tangga yang telah berjalan selama sembilan tahun ini pun berakhir ambyar.

 "Sopo gelem nduwe bojo tukang selingkuh, nak aku ya milih pisah," tandasnya. (kap/ton)

Editor : Tasropi
#RUMAH TANGGA #TKW #PENGADILAN AGAMA