RADARSEMARANG.ID, Punya suami hobi stand up comedy, rupanya bisa bikin hati bahagia. Terus ketawa tanpa ada beban. Itulah yang dipikirkan Lady Sandi sebelum menikah.
Setelah benar-benar membangun kehidupan rumah tangga, ia justru pusing tujuh keliling. Apa yang diimpikannya tidak sesuai realita.
Suaminya, John Dori memang suka bercanda. Ketika ia marah-marah tak pernah di masukkan ke hati.
Awalnya memang menyenangkan. Hati tenang tak pernah kena amukan suami. Tapi lama-lama bosan juga.
Tidak ada tantangan sama sekali. Karena itulah Lady Sandi merasa jenuh. Hidupnya gitu-gitu saja, tidak ada perubahan.
Semua masalah selalu dibawa bercanda oleh suaminya. Ya nggak masalah kalau beres. Tapi ujung-ujungnya Lady Sandi yang bertindak. Misalnya bayar tagihan bulanan.
Acap kali jadi biang keributan. Kerjaan John Dori hanya buruh serabutan. Gajinya tak menentu. Kadang bekerja, kadang juga menganggur.
Tapi suaminya itu terus-terus meremehkan. Katanya besok pasti ada uang. Giliran jatuh tempo belum pegang uang sama sekali. Bagaimana Lady tidak jengkel.
"Kakean guyon. Nyepelekke terus, suwi-suwi yo kesel," ungkap Lady.
Kata-kata suaminya kadang juga kelewatan. Sering menyinggung perasaan orang lain. Terkahir iparnya sendiri.
Bisa-bisanya John bercanda tentang anak. Padahal kakak iparnya sudah nikah puluhan tahun tapi tak kunjung dikaruniai buah hati.
"Iso-isone ngomong Mbakku mandul lak yo loro ati. Wis gerang tapi kelakuane iseh koyo bocil," akunya.
John Dori memang ramah. Tapi suka seenaknya sendiri. Ibarat belum dipersilakan masuk oleh tuan rumah, suami Lady ini sudah nylonong duluan.
Itulah yang menyebabkan keretakan dalam rumah tangga mereka.
Lady Sandi memilih untuk berpisah. Kini keduanya masih menjalani sidang perceraian di Pengadilan Agama.
Rumah tangga yang diidamkan akan harmonis ini nyatanya berakhir ambyar.
"Tinggal nunggu putusan, akta cerai turun, bebas," tandasnya. (kap/zal)
Editor : Tasropi