Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tanggul Jebol, Puluhan Rumah di Villa Marina Semarang Terendam, Penghuni Dievakuasi

Agus AP • Jumat, 30 Desember 2022 | 01:02 WIB
Kawasan Perumahan Villa Marina, RW 10, Kelurahan Tawangsari, Semarang Barat dikepung banjir, Kamis (29/12). (M Ridwan/Jawa Pos Radar Semarang)
Kawasan Perumahan Villa Marina, RW 10, Kelurahan Tawangsari, Semarang Barat dikepung banjir, Kamis (29/12). (M Ridwan/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kawasan Perumahan Villa Marina, RW 10, Kelurahan Tawangsari, Semarang Barat dikepung banjir, Kamis (29/12). Kejadian ini, 36 rumah terendam air laut karena tanggul jebol dan semua penghuninya dievakuasi.

Lokasi perumahan tersebut persisnya berada dalam satu kawasan tempat wisata Pantai Marina. Air menggenangi mulai dari bundaran sekitaran 30 meter dari pintu masuk ke tempat wisata Marina.

Akses jalan didalam perumahan tersebut sudah mirip lautan. Ketinggian air bervariasi, mencapai 30 hingga hampir satu meter. Di dalam lokasi kawasan perumahan tersebut juga sudah tidak ada aktivitas penduduknya karena telah dievakuasi.

"Seluruh Kepala Keluarga (KK) yang ada di sini kurang lebih sekitar 70 KK. Dan rumah itu sebagian kosong jadi yang kita evakuasi sekitaran 36 KK," ungkap Babinkamtibmas Kelurahan Tawangsari, Polsek Semarang Barat, Aipda Adib, dialokasi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (29/12) kemarin.

Adib membeberkan, air laut tersebut masuk ke dalam perumahan Villa Marina sekitar pukul 01.00. Awalnya, air hanya dengan ketinggian sebetis orang dewasa, atau sekitaran 20 sentimeter. Hingga kemudian menggenangi pemukiman dengan ketinggian mencapai sekitaran 70 sentimeter.

"Awalnya dapat laporan dari scurity, jaga malam, adanya air masuk (ke pemukiman) dari sisi titik timur dan sama barat. Saya cek dilokasi, air masih 10 - 20 sentimeter. Pagi harinya ketinggian air sudah sampai 70 sentimeter," bebernya.

Selanjutnya, pihak kepolisian bersama BPBD, Satpol PP termasuk anggota Polairud dan TNI, melakukan penanganan awal. Penghuni yang masih tinggal berada di dalam rumah dievakuasi sementara ke tempat aman di Gedung Convention Marina. Proses evakuasi juga menggunakan kendaraan besar.

"Semua penghuni kita evakuasi, termasuk lansia dan anak-anak, kita angkut juga pakai kendaran Hardtop. Setelah kita evakuasi kemudian mereka dijemput kerabatnya, untuk dipindah. Tapi kita juga masih bersiaga mengantisipasi terjadinya banjir susulan," katanya.

Adib juga menyebutkan, ada tiga titik tanggul yang jebol. Terparah berada di sebelah timur, yang merupakan pemisah kawasan perumahan Villa Marina dengan aliran sungai menuju muara. Sementara ini, penanganan hanya masih sebatas menggunakan karung berisi pasir.

"Itu yang jebol ada tiga, satunya sudah lama dan yang baru ada dua. (Jebol) tinggi sekitaran 50 sentimeter dan panjangnya sekitaran lima sampai enam meter. Ya semoga cepat teratasi, mengingat cuaca masih ekstrem, khawatirnya gelombang masih tinggi, ya air (banjir) semakin tinggi lagi," pungkasnya. (mha/bas) Editor : Agus AP
#top #Perumahan villa marina #villa marina banjir #Pantai Marina Semarang #TANGGUL JEBOL