Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Banyak Kios Tutup, Begini Kondisi Terbaru Pasar Bulu Semarang

Agus AP • Jumat, 29 Juli 2022 | 17:54 WIB
Photo
Photo
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hampir 10 tahun di renovasi, Pasar Bulu Semarang justru semakin sepi, para pedagang mengeluh karena dinilai minim pengunjung. Padahal, kondisi Pasar Bulu sekarang ini dinilai lebih bersih dan teratur dan mempunyai fasilitas bangunan yang modern.

Dari banyaknya jumlah kios di lantai satu sampai tiga, banyak sekali yang tutup. Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, kios di Pasar Bulu yang awalnya berjumlah 173 kini hanya 119 kios. Khususnya kondisi di lantai tiga kini benar-benar lengang, hanya terdapat beberapa pedagang pendatang yang berjualan kerajinan.

Kepala Pasar Bulu Semarang Sriyanto mengakui, kondisi pasar sesudah di renovasi hingga kini sepi pengunjung. Khususnya di lantai tiga saat ini hanya tersisa beberapa penjual saja.

“Sebelum renovasi benar-benar ramai, tetapi sesudah renovasi malah justru menurun drastis dari segi minat pengunjungnya, Mbak,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (21/7).

Siti Laila, 48, penjual pakaian di Pasar Bulu yang memiliki kios di lantai satu juga merasakan hal yang serupa akan kondisi pasar saat ini. Wanita yang berjualan sejak 2017 itu mengeluh akibat pengunjung pasar yang sepi.

“Saya memilih untuk tetap berjualan disini karena Pasar Bulu dekat dengan rumah, ya walaupun sepi tetap di syukuri saja, Mbak,walaupun sedikit resah dengan kondisi seperti ini” ujarnya.

Ia menambahkan, mengenai para penjual yang belum lama pindah ke Pasar Baru di lantai tiga dan tidak berpengaruh sama sekali dalam hal apapun. Justru memiliki keluhan yang sama dengannya.

Siti Laila, berharap kepada Pemerintah Kota agar segera memberikan solusi kepada Pasar Bulu dalam meningkatkan jumlah pengunjung pasar.

Harapan tersebut serupa dengan Kirwanto, 57, penjual gerabah di lantai tiga itu berharap jika ada tindakan dari Pemerintah Kota untuk membuat keberadaan pasar lebih dilirik oleh masyarakat khususnya dalam pemasaran Pasar Bulu agar lebih dikenali.

“Mungkin lebih diperhatikan lagi untuk kondisi Pasar Bulu yang semakin sepi ini, saya berharap kepada Pemerintah Kota untuk bisa bertindak dalam meningkatkan keberadaan pasar ini, dan saya merasa jika ini bukan pasar karena dari luar benar-benar tertutup, seharusnya pasar ini dibuat lebih terbuka agar tidak terlihat seperti bangunan kosong, Mbak,” tuturnya. (mg15/mg19/bas) Editor : Agus AP
#Pasar Bulu Semarang