Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pemkot Semarang Masih Matangkan Konsep Dugderan

Agus AP • Jumat, 11 Maret 2022 | 17:42 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menabuh bedug sebagai tanda tibanya bulan Ramadan. (DOKUMEN NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menabuh bedug sebagai tanda tibanya bulan Ramadan. (DOKUMEN NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tradisi jelang Ramadan, Dugderan, tahun ini akan tetap digelar. Tapi dengan sederhana. Pemkot Semarang berencana menggelar tradisi tersebut secara terbatas di sejumlah titik.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, teknis pelaksanaan Dugderan memang belum diatur secara spesifik. Namun pria yang akrab disapa Hendi ini telah berembug terkait pelaksanaan dugderan. "Mungkin akan dipusatkan di dua titik, yakni di halaman Balai Kota Semarang dan Alun-alun Masjid Kauman," katanya kemarin.

Sementara untuk pelaksanaan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Hendi mengaku masih harus menunggu petunjuk dari Gubernur Jateng Ganjar Panowo. "Jika beliau berkenan, maka perayaan Dugderan akan digelar di tiga titik," tambahnya.

Dugderan merupakan budaya khas ibu kota Jateng ini untuk menyambut Ramadan. Berbeda dengan sebelum pandemi, Hendi saat ini belum berani untuk membuka agenda event-event yang bersifat spektakuler. "Untuk konsep, kemungkinan akan sama seperti beberapa tahun belakangan. Kami belum berani melaksanakan acara-acara yang spektakuler di tengah kondisi pandemi,'' tuturnya.

Adapun terkait aturan-aturan lain selama Ramadan misalnya pelaksanaan ibadah, sambung Hendi, saat ini belum dibahas secara spesifik. Rencananya Dugderan akan digelar tiga atau dua hari sebelum Ramadan tiba. (den/ton) Editor : Agus AP
#Ramadan #Dugderan #pemkot semarang #MAJT