Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pasar Kanjengan Baru Masih Sepi, Dari 828 Lapak, Baru 46 yang Ditempati

Agus AP • Rabu, 2 Februari 2022 | 19:51 WIB
Sisa bangunan Blok A, B, E dan F Pasar Kanjengan Semarang yang masih dalam sengketa antara pedagang dan Pemerintah Kota Semarang. (Adennyar Wycaksono/Jawa Pos Radar Semarang)
Sisa bangunan Blok A, B, E dan F Pasar Kanjengan Semarang yang masih dalam sengketa antara pedagang dan Pemerintah Kota Semarang. (Adennyar Wycaksono/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pasar Kanjengan Baru belum beroperasi optimal. Masih sepi pedagang. Dari 828 lapak, hanya 46 lapak yang ditempati. Bahkan beberapa fasilitas ada yang rusak. Seperti lampu penerangan ada yang jatuh, lift dimatikan, dan atap di lantai empat ada yang rusak.

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Semarang kemarin (1/2) kondisi pasar sepi. Segelintir pedagang yang berjualan. Terlihat dua orang petugas keamanan, empat orang petugas kebersihan, dan dua orang yang lalu lalang untuk mengecek lapak.

Sementara di lantai satu, ada 40 lapak yang sudah ditempati. Sejumlah dagangan berjajar di lapak tersebut. Seperti sayur-sayuran dan karpet. Ada juga yang kosong, hanya terlihat besi ram-raman yang menandakan lapak tersebut pernah dipakai.

Petugas keamanan, Syamsul menjelaskan, saat ini Pasar Kanjengan Baru masih dalam perbaikan. Meliputi atap, lantai empat, dan lampu. Menurutnya, kemarin pedagang libur karena Hari Raya Imlek.

“Kalau setiap hari hanya satu dua pedagang. Jadi hari ini beberapa pedagang saja yang menempati. Masih banyak yang belum ditempati. Tapi rencananya pedagang baru berdagang setelah Lebaran nanti," jelasnya.

Petugas kebersihan, Ida menjelaskan, Pasar Kanjengan Baru kembali sepi setelah Presiden Jokowi berkunjung. "Kemarin ramai mas. Sekarang paling sekadar absen saja," jelasnya.

Setiap hari pihaknya membersihkan empat lantai. Kebersihan dilakukan dari jam tujuh pagi sampai jam satu siang. "Kita upayakan ketika pedagang ke sini sudah bersih. Karena banyak debu. Tiap hari kita pel dua lantai," tandasnya. (fgr/zal) Editor : Agus AP
#lapak #Pasar Kanjengan Baru