Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Mulai 8 Juni, Selasa Jadi Hari Angkutan Umum di Semarang

Agus AP • Senin, 31 Mei 2021 | 17:25 WIB
Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi menyampaikan ucapan ulang tahun kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di ruang VIP Balai Kota. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi menyampaikan ucapan ulang tahun kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di ruang VIP Balai Kota. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menetapkan Public Transport Day (Hari Angkutan Umum) setiap Selasa. Dengan begitu, masyarakat di Ibu Kota Jawa Tengah diimbau untuk menggunakan moda transportasi umum dan daring jika bepergian.

Meski kebijakan Public Transport Day secara umum berbentuk imbauan bagi masyarakat, namun Hendi -sapaan akrabnya-menegaskan, kebijakan yang akan berlaku mulai 8 Juni 2021 hingga 6 Juli 2021 tersebut bersifat wajib bagi seluruh pegawai Pemerintah Kota Semarang.

"Menyambut hari lingkungan hidup yang jatuh pada 5 Juni 2021, maka mulai 8 Juni sampai 6 Juli nanti, Pemerintah Kota Semarang mengajak masyarakat untuk beraktivitas dengan transportasi umum dan daring setiap Selasa, selama rentang waktu tersebut," tutur Hendi saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat, Minggu (30/5/2021).

Semangat kebijakan ini adalah untuk mengurangi pemakaian kendaraan pribadi. Kalau pegawai Pemkot Semarang sifatnya wajib. Kalau untuk masyarakat sifatnya masih imbauan.

“Hanya saja pada Selasa itu kita berlakukan tarif parkir insidentil dan progresif di Kota Semarang bagi kendaraan pribadi roda dua dan roda empat. Jadi, untuk masyarakat tidak wajib, karena kami menyadari bahwa tidak bisa langsung tiba - tiba mengubah kebiasaan masyarakat," tandas Hendi.

Sementara itu Hendi juga berharap kebijakan ini dapat didukung oleh para pelaku jasa transportasi umum dan daring yang ada di Kota Semarang. "Baik itu BRT Trans Semarang, angkutan kota, taksi konvensional, taksi online, juga ojek online saya harap untuk dapat meningkatkan pelayanannya agar masyarakat dapat lebih nyaman beraktivitas dengan transportasi umum, dan daring," tandas Hendi.

Hendi menyambut baik jika pihak pengelola atau operator transportasi umum dan daring bisa berpartisipasi aktif dalam mendukung kebijakan Hari Transportasi Umum di Kota Semarang ini. “Untuk itu, saya menyambut baik jika ada inovasi dan promosi layanan yang diberikan khusus pada Public Transport Day, karena pasti akan juga semakin meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum dan daring," tambahnya.

Tak hanya itu, Hendi juga meminta seluruh pelaku jasa transportasi umum dan daring untuk menguatkan protokol kesehatan dalam memberikan pelayanannya. Mengingat saat ini masih masa pandemi.

"Kalau saya lihat memang setiap operator sudah memiliki program protokol kesehatan masing - masing. Tapi, karena perkiraannya akan ada kenaikan pengguna pada hari itu, maka saya wanti - wanti betul untuk kita bisa lebih saling mendukung. Upaya penerapan protokol kesehatannya harus lebih masif lagi," tegasnya. (BBS/aro)

  Editor : Agus AP
#top #Hari Angkutan Umum