Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Jadikan Momen Ramadan untuk Khatamkan Alquran

Agus AP • Jumat, 23 April 2021 | 21:25 WIB
Kru Jawa Pos Radar Semarang mengikuti Kuliah Tunggu Maghrib dengan pematerinya adalah Wartawan Jawa Pos Radar Semarang Muhammad Iqbal Amar di Jalan Veteran 55 Kota Semarang, Kamis (14/4). (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kru Jawa Pos Radar Semarang mengikuti Kuliah Tunggu Maghrib dengan pematerinya adalah Wartawan Jawa Pos Radar Semarang Muhammad Iqbal Amar di Jalan Veteran 55 Kota Semarang, Kamis (14/4). (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jawa Pos Radar Semarang kembali menggelar Kultum (Kuliah Tunggu Magrib). Kali ini berbeda dengan sebelumnya. Tidak hanya diikuti oleh karyawan redaksi, namun bagian lain mulai admin, pemasaran dan lainnya. Karyawan di seluruh daerah tak ketinggalan mengikuti dengan media zoom.

Pada kesempatan kali ini giliran salah satu wartawan, Miftaul A'la yang menyampaikan materi Kultum. Ia memaparkan mengenai pentingnya memanfaatkan waktu luang saat Ramadan dengah mengkhatamkan Alquran.

Menurutnya seharusnya masyarakat lebih rajin membacanya pada bulan Ramadan. Sebab saat tersebut pahala berlipat ganda bagi yang menjalankannya. Jika waktu biasa satu huruf Alquran bernilai satu pahala, maka saat Ramadan digandakan 10 kali lipat oleh Allah SWT. "Bayangkan saja satu ayat ada berapa huruf. Satu surat ada berapa ayat. Sudah banyak pahala yang kita kumpulkan," lanjutnya di hadapan puluhan karyawan.

Saking banyaknya pahala yang didapat, ia pun mengajak seluruh karyawan untuk mengkhatamkan 30 juz selama Ramadan. Caranya, dalam sehari tiap orang dapat mematok target selesai satu juz, sehingga dalam 30 hari puasa dapat mengkhatamkan 30 juz Alquran.

"Jadi bisa dibagi, satu juz rata-rata kan 20 halaman. Sehabis salat wajib bisa membaca empat halaman. Nanti lima kali salat bisa selesai satu juz sehari," katanya.

Bahkan, kalaupun hanya membaca Alquran tanpa mengetahui maknanya, tetap mendapatkan pahala. Sebab banyak manfaat yang diterima. Seperti dapat membersihkan hati dari segala kemunafikan, kemungkaran dan sifat tercela lainnya.

"Lagipula mumpung badan dan pikiran masih sehat, mata masih bisa melihat, mulut masih bisa berbicara dengan jelas, mengapa tidak digunakan membaca Alquran? Apalagi saat Ramadan ini," tutupnya.

Para karyawan terlihat fokus mendengarkan Kultum. Bahkan tidak terasa 40 menit berlalu dan adzan Magrib berkumandang. Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi pun mengucapkan selamat berbuka puasa yang diikuti pembacaan doa berbuka puasa bersama. "Semoga puasa kita mendapat keberkahan dari Allah SWT dan kita semua selalu sehat dan dalam lindungan-Nya," pungkasnya. (akm/ida) Editor : Agus AP
#Jawa Pos Radar Semarang