Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Proyek Alun-Alun Johar Dilanjutkan, Tahap III Segera Dilelang

Agus AP • Sabtu, 9 Mei 2020 | 18:25 WIB
Bulan Mei 2020 ini Pemkt Semarang akan mulai melanjutkan pembangunan Alun-Alun Johar tahap III. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
Bulan Mei 2020 ini Pemkt Semarang akan mulai melanjutkan pembangunan Alun-Alun Johar tahap III. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Semarang – Penataan tahap III Alun-Alun Johar akan segera dilakukan oleh Pemkot Semarang. Plt Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang, Irwansyah mengatakan jika proyek penyempurnaan Alun-Alun Johar akan segera memasuki lelang.

Seperti diketahui, di 2019 lalu, pengaturan drainase, pengisian tanah, dan pemasangan rumput di dak atas Alun-Alun sudah dilakukan. Selain itu basement yang nantinya juga bisa difungsikan untuk tempat parkir kendaraan sudah selesai dibangun.

Dikatakannya, kali ini memang hanya penyelesaian tahap akhir seperti pemasangan lampu di beberapa titik. Juga penambahan pernak-pernik. Meski begitu, saat ini Alun-Alun Johar belum dibuka untuk umum.“Apalagi di saat kondisi situasi seperti ini, jika kita buka maka bisa jadi tempat berkumpulnya masa,” kata Irwansyah.

Pemkot Semarang sendiri di tahap II 2019 lalu sudah menggelontorkan Rp 30 miliar untuk penyempurnaan yang berasal dari APBD Kota Semarang. Diharapkan Alun-Alun ini nantinya dapat berfungsi ganda sebagai fasilitas penunjang yang mampu mendukung keberadaan tempat-tempat di sekitar Alun-Alun. Seperti Bangunan Cagar Budaya (BCB) Pasar Johar, Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman, maupun ruang publik dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Bila berjalan maksimal, maka Alun-Alun Johar tidak lagi hanya menjadi ruang publik terbuka. Pihaknya juga sudah melakukan evaluasi hasil pembangunan di tahap II lalu. Kekhawatiran akan adanya genangan air, saat ini sudah bisa diatasi.

Untuk air, lanjutnya, semua akan terintegrasi dengan bagian dari kawasan Johar yang lain. Seperti Johar BCB dan Masjid Agung Kauman. Dikatakannya, secara umum Johar ini sebenarnya kawasan budaya.

Apalagi dahulunya di tempat tersebut terdapat pasar, di mana memiliki ruang terbuka yang luas seperti alun-alun. Bahkan karena memiliki fasilitas yang beragam, Johar pernah dinobatkan sebagai pasar terbesar se-Asia Tenggara.

“Kemudian waktu-waktu terakhir, Alun-Alun kan hilang. Saat ini, Pemkot Semarang menata kembali kawasan itu. Sehingga sebagian alun-alun bisa kita wujudkan lagi,” ujarnya.

Dikatakannya, proses lelang pengerjaan Alun-Alun Johar tahap III dijadwalkan dilakukan di bulan Mei ini.“Untuk pagu sekarang memang kami kurangi separo dari pagu awal, ini sedang kami persiapkan berkas lelang,” tuturnya.

Terpisah, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan jika pembangunan Alun-Alun Johar tahap III salah satu dari proyek yang tetap akan dikerjakan oleh Pemkot di 2020 ini.“Ada dua salahsatunya yaitu Alun-Alun Johar,” ujar Hendi – sapaan akrabnya-.

sebenarnya, lanjutnya, rencana Pemkot Semarang untuk melanjtkan pembangunan fisik di 2020 sudah tertata di 2019 lalu. Namun, karena adanya wabah Covid – 19 (Korona) banyak pekerjaan fisik yang ditunda di 2020 ini. (ewb/bas) Editor : Agus AP
#Alun-Alun Johar #Berita Semarang