Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Butuhkan Tenaga Ahli Pengoperasian Gagak Rimang

Agus AP • Senin, 2 September 2019 | 20:52 WIB

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Kapal Gagak Rimang, merupakan kapal terbesar di Indonesia yang mengangkut minyak bumi dengan kapasitas 1,7 juta barel dari lapangan minyak penyulip di Bojonegoro. Kapal ini membutuhkan tenaga ahli pengoperasian.

Karena itulah, ExonMobil Cepu Limited dan Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan kerja sama dengan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang untuk melatih para taruna-taruni agar memiliki skill atau keahlian mengoperasikan kapal tersebut.

Juru Bicara dan Hubungan Masyarakat (Humas) ExxonMobil Cepu Limited, Rexy Mawardijaya mengatakan bahwa pihaknya memang berbagi ilmu teknik dalam mengoperasikan kapal Gagak Rimang. Harapannya, para taruna PIP Semarang dapat bekerja di lapangan minyak lepas pantai dalam bidang perkapalan. Disamping itu bisa menyampaikan ke dunia industri yang dibutuhkan.

“Diskusi interaktif ini kami adakan untuk menghasilkan tenaga ahli, khususnya untuk mengoperasikan Kapal Gagak Rimang. Belakangan ini, PIP Semarang menjadi penyumbang terbesar tenaga ahli, sehingga kami ingin memantapkan SOP supaya selaras dengan lapangan,” jelasnya di Gedung Serba Guna PIP Semarang kemarin.

Dia jelaskan pula, lapangan penyulip Bojonegoro merupakan penghasil migas terbesar di Indonesia. Bahkan mampu memproduksi lebih dari 200.010 barel per hari dan berkontribusi lebih dari 25 persen dari total produksi nasional. Dari sinilah tenaga ahli pengoperasian FSO Gagak Rimang dibutuhkan.

“Terutama tenaga ahli dalam memarkirkan Kapal Gagak Rimang. Supaya dalam proses pemindahan muatan minyak dapat berjalan lancar dan aman. Butuh tenaga untuk memindahkan muatan minyak dari Kapal Gagak Rimang kepada kapal-kapal Pertamina,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Dr Capten Mashudi Rofik M.Sc mengatakan bahwa kerjasama ini seperti angin segar dan peluang besar untuk alumni PIP Semarang. “Taruna memiliki gambaran, nantinya dunia kerjanya seperti apa. Pastinya menambah wawasan mereka,” pungkasnya. (ria/ida) Editor : Agus AP
#Kapal Gagak Rimang