RADARSEMARANG.ID - Bangunan eks Harmoni Swalayan yang terletak di Jalan Sukun Raya, Banyumanik Semarang menyimpan banyak hal-hal mistis. Mulai dari kuntilanak, dan genderuwo.
PASCA tidak dioperasikan, eks bangunan Harmoni Swalayan kondisinya terbengkalai. Dari depan nampak tertutupi pagar seng dan rangka.
Rencananya akan dipugar kembali. Meski dari luar tampak biasa, tapi banyak misteri suara-suara aneh terdengar dari pedagang
Seperti diakui salah seorang pedagang kelapa muda di depan Harmoni Swalayan, Anang Agus Setiawan.
Pengalaman menakutkan itu dialaminya 2019 silam. Saat itu, dirinya ikut berjualan nasi goreng dari sore hingga malam.
Sekitar pukul 01.00 dini hari, usai berjualan, Agus bermaksud beristirahat. Ia tidur di dalam Harmoni, saat itulah ia melihat sesosok hitam yang menyerupai genderuwo.
“Saat tidur, saya merasa berat sekali di atas tubuh saya. Seperti ada yang menindih, hingga saya tidak bisa bergerak,” tuturnya,
Baca Juga: Merinding! Ada Suara Teriakan hingga Penampakan Makhluk Halus Duduk di Bendungan Pleret Semarang
Saat membuka mata, ia melihat melihat ada sosok yang mengerikan menindih saya. Bahkan saking lamanya hingga tubuhnya seperti terikat dengan makhluk hitam berbulu itu. “Pas azan Subuh, makhluk seperti Genderuwo itu hilang," katanya.
Tak hanya di bagian depan. Bahkan bagian belakang, lantai tiga banyak sosok yang mengerikan. "Sosoknya belang, sering melihat saya dari pojok lantai tiga," ujarnya.
Diakuinya, dulu sebelum Pandemi Covid-19 ada enam orang yang tinggal bangunan itu. Sekarang hanya tinggal tiga orang.
“Bahkan, bosnya perempuan mengaku pernah ditemui sosok kuntilanak dan tuyul,” katanya.
Hal senada dikatakan juru parkir yang berada di depan Harmoni Swalayan, Teguh. Ia mengaku sering ketindihan genderuwo saat tidur.
Saat ditindih, ia merasakan dulu. Seperti pusing, dan pinggang terasa linu sebelum tidur. "Tidak ada satu menit, saya pindah tempat masih ketindih," katanya.
Diakuinya, Genderuwo tersebut memiliki badan besar, wajahnya parah. Seperti orang kecelakaan, terlihat rusak parah.
Ia juga pernah dihantui Kuntilanak. Bahkan ia sampai lari terbirit-birit dan berteriak.
Diceritakannya, Bangunan Harmoni Swalayan tiga lantai tersebut sudah terbengkalai sejak 2006.
“Saya di sini sejak 2004, setelah tidak boleh tidur di dalam, saya pindah. Katanya sih akan dibuka Rumah Sakit Tulang, kan yang punya orang Solo," jelasnya. (fgr/bud)
Editor : Baskoro Septiadi