RADARSEMARANG.ID, Dunia anak adalah dunia yang penuh dengan warna dan imaginasi.
Pada anak usia dini ataupun usia PAUD dan anak TK dapat mengembangkan kemampuan dalam pertumbuhan dan perkembangannya melalui banyak hal dan kegiatan.
Di mana yang harus dilakukan adalah aktivitas yang membuat anak PAUD merasa senang, nyaman, dan gembira.
Baca Juga: Tingkatkan Kognitif dan Motorik Anak PAUD dengan Bermain Puzzle
Salah-satu hal yang dilakukan ibu guru PAUD (TK) ataupun bunda-bunda PAUD adalah bermain dengan warna.
Kita sebagai guru dapat mengajak anak-anak akan memahami dan mengalami sendiri melalui pengalaman langsung dalam proses bermain dan belajar.
Dalam bermain warna, biasanya anak-anak dikenalkan dengan bermacam-macam warna.
Pengenalan warna bisa dengan kertas, mainan, dengan media air ataupun dengan alat-alat atau benda benda tertentu yang bisa menarik perhatian anak.
Untuk pengenalan warna mungkin dilakukan dengan bola-bola plastik yang beraneka warna.
Metode atau cara mengenalkan warna-warna tersebut dimulai dengan mengenalkan pada satu warna dulu, lanjut dua warna, dan seterusnya.
Dengan bermain menggunakan bola warna anak mulai berpikir, ada warna merah, hijau, biru, dan kuning, secara tidak sadar anak-anak akan mengenal warna dengan cara yang nyaman.
Bermain mengenalkan warna juga bisa dengan cara tutor sebaya, dengan teman-temannya saling mengingatkan macam-macam warna, dari situ anak belajar saling melengkapi sehingga pengetahuannya jadi lebih lengkap.
Cara mengenalnya bisa dengan lomba membawa bola, lalu memasukkan ke dalam keranjang sesuai warna.
Bisa dengan menyebutkan warna bola yang ditunjukkan guru. Bisa juga dengan cara mengambil bola lalu menghitungnya.
Dalam bermain bola, anak tidak hanya mengenal warna, tapi juga menghitung atau membilang.
Semakin banyak jenis kegiatan untuk mengenalkan warna, maka anak akan semakin kreatif dalam berpikir.
Selain warna dan bentuk bisa juga mengenal warna sesuai jumlahnya.
Permainan warna dengan mencampur warna juga bisa. Misalnya, kuning dengan biru dicampur menjadi hijau, merah, dengan kuning, dapat berubah menjadi oranye, biru dengan merah menghasilkan warna baru, yaitu ungu.
Permainan warna dengan cat air menghasilkan warna-warna baru.
Dengan kegiatan finger painting motorik anak, tangan dan jari akan kreatif bergerak dan menghasilkan karya sesuai dengan hati nurani anak-anak.
Menggambarkan kesenangan dan kebahagiaan dalam berolah tangan.
Kegiatan bermain warna bisa juga dengan bentuk-bentuk geometri. Seperti bentuk lingkaran, bentuk kotak, bentuk persegi, bentuk segitiga, bentuk setengah lingkaran, dan bentuk-bentuk lain.
Bentuk geometri yang berwarna bisa untuk mengelompokkan warna dan mengelompokkan bentuk.
Juga dapat untuk mengenal ukuran besar kecil. Bentuk-bentuk geometri berwarna dapat disusun menjadi bentuk-bentuk bangun baru.
Seperti rumah, sepeda motor, bentuk orang, bentuk tas, bentuk mobil-mobilan, dan lain sebagainya sesuai kreasi anak.
Selain itu, bermain warna juga bisa menggunakan sedotan dengan warna-warni. Sedotan dapat disusun menjadi berbagai macam bentuk.
Seperti bentuk kotak, bentuk persegi, bentuk segitiga, dan bentuk-bentuk yang lain.
Juga bisa dipakai untuk membentuk huruf-huruf yang ada di abjad. Ini untuk melatih motorik halus anak dan kegiatan mengenal huruf tanpa harus menulis dengan pensil.
Demikian kegiatan-kegiatan bermain dengan warna yang membuat anak menjadi senang dan gembira, tanpa terasa bermain dan belajar menjadi happy. (nop1/aro)
Oleh: Maria Rahayu, S.Pd.AUD
Guru TK Siwi Peni 05 Salatiga
Editor : Tasropi