Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serunya Belajar Story Telling dengan Role Playing

T
Penulis: Tasropi❯
Ratna Hikmawati, Guru Bahasa Inggris SMPN 2 Ulujami
Ratna Hikmawati, Guru Bahasa Inggris SMPN 2 Ulujami

RADARSEMARANG.ID, Bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling banyak digunakan dalam berkomunikasi.


Advertisement

Metode pembelajaran yang menarik dan kreatif agar siswa tidak  merasa bosan, dan masa bodoh.

Khususnya untuk mencapai tujuan pembelajaran pada kurikulum merdeka kelas 8 yaitu menjelaskan tindakan, perasaan dan perilaku karakter dalam cerita imaginatif atau  narrative text, dalam materi  story telling.

Advertisement

Di dalam bahasa Inggris, ada teknik bercerita yang biasanya disebut dengan istilah story telling.

Bahasa bukanlah sesuatu yang dibentuk secara instan, melainkan tercipta secara perlahan dengan memperhatikan budaya suatu komunitas yang mempraktikannya.

Empat keterampilan dasar yang penting untuk dikuasai dalam bahasa Inggris yaitu reading (membaca), writing (menulis), listening (mendengarkan), dan speaking (berbicara). 

Advertisement

Dalam empat pembelajaran di atas, maka sebagai seorang guru harus bisa menentukan.

Story telling adalah seni atau proses menceritakan cerita secara efektif, baik melalui kata-kata, gambar, suara, atau media lainnya, dengan tujuan untuk menghibur, atau menyampaikam pesan kepada audiens.

Untuk itu penulis menggunakan teknik role playing dalam pembelajaran story telling agar siswa bersemangat dan mempunyai kemampuan menyampaikan pesan secara lisan, tulis dan visual.

Salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran bermain peran (role playing).

Pengertian pembelajaran role playing adalah metode pembelajaran di mana siswa langsung memerankan suatu masalah yang memfokuskan pada masalah-masalah tentang hubungan manusia.

Uno (2012) menuliskan bahwa model pembelajaran bermain peran atau role playing ini dipelopori oleh George Shaftel yang memiliki asumsi bahwa dengan bermain peran siswa akan mendapatkan dorongan untuk mengekspresikan perasaan.

Serta mengarahkan pada kesadaran melalui keterlibatan spontan yang disertai analisis pada situasi permasalahan kehidupan nyata.

Berdasarkan beberapa pengertian role playing di atas maka dapat disimpulkan model role playing adalah model pembelajaran dengan menugaskan siswa untuk memerankan suatu tokoh yang ada dalam materi atau peristiwa yang diungkapkan dalam bentuk cerita sederhana yang telah dirancang oleh guru.

Adapun langkah-langkah role playing dalam pembelajaran sory telling sebagai berikut :

1. Teknik role playing diawali dengan persiapan yaitu guru memperkenalkan siswa pada permasalahan atau sebuah kasus yang berhubungan dengan materi yang tengah dipelajari. Guru  menyediakan sebuah cerita untuk dibaca di depan kelas.

2. Untuk memilih pemain atau pemeran dalam drama, siswa dan guru dapat melakukan musyawarah.

Guru dapat memilih siswa yang sesuai untuk memainkan peran yang dibutuhkan. Beri kesempatan pada siswa yang berminat untuk mengajukan dirinya sendiri. Hal ini membuat siswa lebih percaya.

3. Permainan peran atau role playing dilaksanakan secara spontanitas.

Awalnya siswa akan mengalami kebingungan dalam memainkan perannya karena itu guru harus dapat mengarahkan dan mengkoordinasikan jalannya pertunjukkan.

4. Pada saat mereka memerankan perannya, guru melakukan pengamatan dan evaluasi terhadap peran siswa.

5. Siswa membandingkan antara cerita dan realita. Kemudian guru menyuruh siswa untuk berbagi pengalaman mereka yang berkaitan dengan tema role playing yang telah dilakukan.

Guru membuat refleksi dengan menyimpulkan cerita yang ada dengan kenyataan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari sehingga siswa dapat memahami realita yang sesungguhnya.

Disimpulkan bahwa metode role playing sangat sesuai dengan tujuan pembelajaran Narrative Text.  Siswa menjadi bersemangat dan otomatis hasil pembelajaran sesuai yang diharapkan. (nop/lis)

 

Ratna Hikmawati, Guru Bahasa Inggris SMPN 2 Ulujami Pemalang

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Padukan Reading Progress dan QuizWhizzer, Asrul Bikin Belajar Bahasa Inggris Lebih Interaktif

Padukan Reading Progress dan QuizWhizzer, Asrul Bikin Belajar Bahasa Inggris Lebih Interaktif

Asrul Sani, guru Bahasa Inggris SMP Islam Sultan Agung 1 Semarang, menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis digital. Ia memadukan aplikasi Reading Progress pada Microsoft Teams dengan QuizWhizzer.

Sebanyak 7.010 Pelajar Ikuti IYSLO 2026, Adu Kemampuan di Bidang Sains dan Bahasa Tingkat Nasional

Sebanyak 7.010 Pelajar Ikuti IYSLO 2026, Adu Kemampuan di Bidang Sains dan Bahasa Tingkat Nasional

Sebanyak 7.010 pelajar mengikuti ajang tingkat nasional Indonesian Youth Science and Language Olympiad (IYSLO) 2026 secara daring yang diselenggarakan Perkumpulan Pegiat Sains Madrasah (PPSM) Indonesia, Minggu (4/10/2026

Kartu Hidupkan Kelas Bahasa Inggris

Kartu Hidupkan Kelas Bahasa Inggris

Suasana belajar melalui Flying Letters terasa lebih hidup karena kegiatan dikemas seperti permainan. Setiap kelompok mendapat tantangan menyusun huruf sesuai gambar yang diperoleh.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer