Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kampung Manggar Lestari Lerep Juara Satu Kampung KB

M

 


Advertisement

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menerima penghargaan juara 1 pengelolaan Kampung KB 2026 untuk Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dari Kemendukbangga/BKKBN, di Rumah Dinas Bupati Semarang.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menerima penghargaan juara 1 pengelolaan Kampung KB 2026 untuk Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dari Kemendukbangga/BKKBN, di Rumah Dinas Bupati Semarang.

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Manggar Lestari Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang meraih juara pertama tingkat nasional dalam pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.

Predikat Kampung KB ternyata tidak semata-mata berbicara tentang program keluarga berencana atau slogan “dua anak cukup”. Lebih dari itu, Kampung KB kini menjadi wadah untuk membangun kualitas keluarga dan masyarakat secara menyeluruh.

Advertisement

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, Kampung KB menjelaskan bagian dari upaya membangun masyarakat yang guyub, rukun, kompak sekaligus mendorong pemberdayaan di berbagai bidang. Kampung KB Manggar Lestari memiliki berbagai kegiatan mulai dari pemberdayaan lansia, anak-anak dan balita, kegiatan seni budaya hingga program pemberdayaan masyarakat lainnya.

Hal tersebut juga menjadi salah satu kekuatan Kampung KB di Desa Lerep hingga mampu meraih prestasi di tingkat nasional. Keberhasilan Desa Lerep tidak berhenti setelah menerima penghargaan. Justru, capaian tersebut harus menjadi pemicu untuk terus berinovasi sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain.

Advertisement

"Harapan kami dengan adanya prestasi luar biasa nanti akan menjadi rujukan untuk desa-desa yang lain di tingkat Kabupaten Semarang maupun mungkin di luar Kabupaten Semarang,"ungkapnya. Kamis (13/8).

Sementara itu Direktur Analisa Dampak Kependudukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Pintauli R Siregar, menjelaskan Kampung KB merupakan salah satu program Kemendukbangga/BKKBN yang pembinaannya dilakukan secara berkelanjutan.

Setiap tahun, bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional, dilakukan penilaian Kampung KB tingkat nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja desa-desa yang telah membentuk Kampung KB. 

Dalam pengelolaannya, terdapat delapan fungsi keluarga yang menjadi perhatian, di antaranya fungsi agama, sosial, pendidikan, lingkungan, ekonomi, kesehatan reproduksi, dan program-program lain untuk meningkatkan kualitas keluarga. 

"Jadi mereka itu melakukan mengelola dari untuk dan bagi mereka juga gitu. Kampung KB Manggar Lestari memiliki keunggulan karena masyarakat tidak hanya menjalankan program, tetapi juga bersama-sama mengidentifikasi persoalan yang ada di wilayahnya dan mencari solusi secara gotong royong. Mereka mengangkat apa yang menjadi kekurangan di daerah itu, dikerjakan secara bersama-sama secara gotong royong,"timpalnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

17 Warga Bandarjo Village Permai Wadul DPRD, Rugi Capai Rp1,4 Miliar Diduga Ditipu Developer

17 Warga Bandarjo Village Permai Wadul DPRD, Rugi Capai Rp1,4 Miliar Diduga Ditipu Developer

Setidaknya ada 17 warga yang telah membeli rumah di kawasan Perumahan Bandarjo Village Permai mengadukan nasib mereka ke DPRD Kabupaten Semarang. Para konsumen diketahui menjadi korban penipuan oleh pihak pengembang.

Tiga Bulan Bertaruh Nyawa di Bawah Atap Ditopang Bambu, Sri Akhirnya Bisa Tidur Nyenyak

Tiga Bulan Bertaruh Nyawa di Bawah Atap Ditopang Bambu, Sri Akhirnya Bisa Tidur Nyenyak

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy tinjau rumah yang mendapat program bedah rumah di Ungaran Barat.

Inventor Terus Meningkat, Trenova Diharapkan Tekan Stunting di Kabupaten Semarang

Inventor Terus Meningkat, Trenova Diharapkan Tekan Stunting di Kabupaten Semarang

Antusiasme masyarakat Kabupaten Semarang dalam berinovasi terus meningkat. Pada Lomba Inovasi Daerah (Trenova) tahun 2026, jumlah inventor yang masuk mencapai 107 inventor.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer