Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Gudang LPG Oplosan di Bulu Temanggung Meledak, Empat Orang Terluka

Devi Khofifatur Rizqi • Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58 WIB

 

ISTIMEWA  Petugas melakukan penyelidikan kebakaran di gudang penyimpanan tabung gas LPG di Jalan Raya Temanggung–Bulu, Sabtu (14/3) dini hari.
ISTIMEWA Petugas melakukan penyelidikan kebakaran di gudang penyimpanan tabung gas LPG di Jalan Raya Temanggung–Bulu, Sabtu (14/3) dini hari.

 

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Insiden ledakan yang disusul kebakaran terjadi di sebuah gudang penyimpanan tabung gas LPG di Jalan Raya Temanggung–Bulu, tepatnya di Dusun Growo, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Sabtu (14/3) dini hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

 Baca Juga: Penting! Dokumen Ujian Kinerja UKPPPG 2026 Wajib Disimpan di Google Drive Pribadi, Simak Penjelasannya

Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini mengatakan, ledakan terjadi saat waktu sahur. Peristiwa itu diduga dipicu adanya api dari kompor yang kemudian menyambar gas di lokasi kejadian.

“Kejadiannya saat waktu sahur. Ada ledakan kemudian terjadi kebakaran. Ada empat korban dalam kejadian ini dan semuanya sekarang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Temanggung karena mengalami luka bakar,” ujarnya.

Menurutnya, setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, polisi langsung mengamankan lokasi kejadian.

Petugas juga mengevakuasi ratusan tabung LPG ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram dari dalam gudang guna mengantisipasi kemungkinan ledakan susulan.

Dari penyelidikan, polisi juga menemukan indikasi adanya penyalahgunaan LPG bersubsidi alias pengoplosan di lokasi tersebut.

Baca Juga: SKTP Maret 2026 Sudah Terbit, Alasan Kenapa Pencairan TPG Bulanan Guru Dipercepat

Hal itu diketahui dari banyaknya tabung LPG ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram yang berada di dalam gudang.

“Dalam kejadian ini ada indikasi penyalahgunaan LPG bersubsidi. Mekanismenya masih kita dalami, karena di tempat kejadian perkara ditemukan tabung gas elpiji 3 kg dan 12 kg,” katanya.

Saat ini, Polres Temanggung masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.

Sekaligus memastikan ada tidaknya unsur pelanggaran hukum terkait dugaan praktik pengoplosan LPG.

“Saat ini kami amankan dulu lokasi kejadian agar steril sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Selanjutnya kami akan memintai keterangan dari para korban yang saat ini dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi Damkar Temanggung, Edi Irwanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pada pukul 03.25 WIB.

Tim pemadam langsung diberangkatkan satu menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.33 WIB.

 Baca Juga: Penting! Dokumen Ujian Kinerja UKPPPG 2026 Wajib Disimpan di Google Drive Pribadi, Simak Penjelasannya

Petugas mengerahkan dua armada pemadam dengan empat personel untuk melakukan penanganan.

Mengingat objek yang terbakar merupakan gudang berisi tabung LPG yang rawan ledakan, proses pemadaman dilakukan secara hati-hati dari luar bangunan terlebih dahulu.

Setelah kondisi dinilai cukup aman, petugas kemudian melakukan penyisiran ke dalam bangunan. Itu karena ada laporan warga bahwa masih terdapat pekerja yang terjebak di dalam gudang.

Dalam proses evakuasi tersebut, tiga karyawan gudang ditemukan mengalami luka bakar.

Selain tiga pekerja gudang, seorang personel pemadam kebakaran juga mengalami luka pada tangan akibat serpihan kaca saat proses penanganan.

"Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.15 WIB," kata Edi.

Baca Juga: Dua Jam, Beras Lima Ton dari Pemkab Semarang Ludes

Kebakaran tersebut, lanjut Edi, menghanguskan satu bangunan gudang berukuran sekitar 12 x 8 meter.

Selain itu, dua kendaraan roda empat jenis Isuzu Traga dan Mitsubishi L300 yang berada di lokasi juga ikut terbakar.

Kebakaran juga berdampak pada bangunan di sekitar lokasi. Diantaranya sebuah musala di kompleks gudang tembakau Djarum serta sebuah bengkel cat mobil milik warga setempat.

Hingga kini, aparat kepolisian bersama tim terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hal itu untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta kemungkinan adanya aktivitas ilegal di gudang tersebut. (dev)

Editor : Baskoro Septiadi
#temanggung #LPG oplosan #KEBAKARAN #gudang lpg