RADARSEMARANG.ID, Semarang - Diduga karena korsleting listrik, sebuah rumah di Kebontaman, Kelurahan Rowosari ludes terbakar, Sabtu (14/1). Akibatnya, bagian samping rumah tetangganya juga ikut terdampak.
Pemilik Rumah, Agus Hamzawi, menceritakan saat kejadian pada pukul 11.30 Sabtu (14/1) ia masih bekerja. Ayahnya, bernama Musdi melihat api yang berkobar lalu meminta tolong tetangganya.
Rumah yang terbuat dari kayu ini ditinggali dirinya bersama istri dan ayahnya kini tinggal puing-puing.
Terlihat, charger handphone yang masih tertancap di kamar Agus. "Mungkin korsleting listriknya dari handphone saya, yang masih menancap," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (16/1).
Selain itu, api juga melahap bagian kamar rumah tetangga, atau ketua RT 1 RW 9, Badawi.
Warga seketika menyiram dengan peralatan sederhana, seperti ember dan lainnya. Selain itu, ada empat unit damkar yang menyiram saat sisa-sisa kebakaran.
"Semuanya tak tersisa mas, kulkas, mesin cuci, televisi kasur, baju di lemar. Hanya yang saya pakai ini, mas" ujarnya.
Saat ini, Agus Hamzawi mengungsi di rumah saudaranya. Tepat sebelah kanan rumahnya yang terbakar.
Camat Tembalang, Agus Priharwanto, menambahkan, pihaknya sudah berkirim surat ke BPBD Kota Semarang. Ia memberi bantuan sembako dan tali asih.
"Mereka sudah dibantu dari Dinsos dan BPBD, nanti kebijakannya dibedah atau dibangun kembali saya sudah sampaikan," katanya.
Setelah kejadian kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik, ia mengimbau para lurah se-Kecamatan Tembalang untuk selalu mengadakan kerja bakti membersihkan saluran. Para lurah juga mengimbau agar masyarakat mengecek instalasi listrik.
"Mungkin kemarin kemarau, saat ini ada hujan, rumahnya bocor kan bisa korsleting dan banyak listrik yang menumpuk di stop kontaknya itu kan juga berbahaya," imbaunya. (fgr/mg2/bas)
Editor : Baskoro Septiadi