Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pembangunan Jalur Penyelamat Sigar Bencah Semarang Bakal Dilanjut 2024

Figur Ronggo Wassalim • Rabu, 20 September 2023 | 16:07 WIB
Lokasi pembangunan jalur penyelamat Jalan Sigar Bencah menjadi tempat pembuangan sampah. DPU berencana melanjutkan pembangunan pada 2024.
Lokasi pembangunan jalur penyelamat Jalan Sigar Bencah menjadi tempat pembuangan sampah. DPU berencana melanjutkan pembangunan pada 2024.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pembangunan jalur penyelamat di Jalan Sigar Bencah bakal dilanjut pada 2024. Seperti diketahui, pembangunan berhenti pada Desember 2022.

Pantuan Jawa Pos Radar Semarang, titik pembangunan jalur penyelamat saat ini masih mangkrak.

Bahkan menjadi tempat pembuangan sampah. Pihak kecamatan sampai memasang rambu larangan membuang sampah sembarangan.

Pengendara maupun warga sekitar berharap ada jalur penyelamat di jalur Sigar Bencah. Mengingat jalur tersebut cukup vital. Bahkan kerap terjadi kecelakaan akibat rem blong.

"Jalan ini kan sangat berbahaya, kalau jadi jalur penyelamat ya bagus karena untuk keselamatan pengguna jalan," kata Kosin, warga sekitar.

Kasi Pembangunan Kecamatan Tembalang, Liesyana Hapsari, menyayangkan jalur penyelamat Sigar Bencah malah menjadi kantong sampah bagi masyarakat yang kurang bertanggung jawab.

Sehingga pihaknya memasang poster larangan pembuangan sampah di tempat tersebut. "Nanti ada lanjutannya," jelasnya.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Suwarto menjelaskan, jalur penyelamat tersebut diinisiasi pada Desember 2021.

"Pada Agustus 2022 baru cek lokasi karena penganggaran. Kemudian kami melakukan pengawalan sesuai survei bareng-bareng," katanya.

Jalur penyelamat ini akan dibangun sepanjang 50 meter, tinggi di ujung 15 meter, dan lebar 12 meter. Kemudian pada Agustus 2022 tidak dianggarkan lagi.

"Saat itu jumlahnya belum pasti. Karena swakelola," katanya.

Menurutnya, tahun ini untuk swakelola dibatasi. Karena anggaran cukup besar, sekitar Rp 2 miliar.

Dana itu untuk membangun pondasi, pengurukan, dan keamanan. Mengingat di sana merupakan tanah gerak.

"Tahun ini tidak dianggarkan, dilanjutkan InsyaAllah tahun 2024," katanya.

Jalur penyelamat sangatlah penting. Berdasarkan kajian dari lalu lintas, Dishub, dan Kodam mengizinkan.

Karena di situ banyak kejadian kecelakaan, tikungannya cukup tajam, jalan tidak terlalu lebar, turunannya cukup tajam juga.

“Kami mengkaji lagi, pondasi yang sudah dibikin bisa dilanjutkan atau diperkuat," katanya. (fgr/zal)

Editor : Baskoro Septiadi
#PEMBANGUNAN #Jalur Penyelamat #Sigar Bencah