Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diduga Kerap Curi Helm, Pria asal Kedu Ditangkap Satpam UIN Salatiga

D
Penulis: Dhinar Sasongko❯
Pelaku saat diserahkan ke aparat kepolisian
Pelaku saat diserahkan ke aparat kepolisian

Advertisement

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Keresahan mahasiswa UIN Salatiga karena barang kerap hilang mulai terjawab. Pria berinisial MY, 48, yang diduga berkaitan dengan serangkaian pencurian di lingkungan kampus, justru kembali datang ke kampus dan langsung diciduk satpam, Selasa (6/10).

MY, warga Ngumbulan, Candimulyo, Kedu, diduga telah beraksi selama dua bulan terakhir. Sasarannya beragam, mulai helm, sandal, sepatu yang ditinggal di masjid hingga barang berharga lainnya.

Kedatangan MY pada Selasa itu langsung membuat petugas keamanan bergerak. Ciri-ciri pelaku dan nomor polisi sepeda motor yang digunakannya sudah masuk dalam data pencarian keamanan kampus.

Advertisement

MY diketahui masuk melalui gerbang samping Gedung FEBI UIN Salatiga. Petugas kemudian membuntutinya. Bukannya segera keluar, MY malah berkeliling ke sejumlah titik parkir sebelum bergerak menuju masjid.

“Salah satu satpam melihat dia masuk lagi. Karena ciri dan plat motornya sudah masuk data pencarian, kemudian kami buntuti. Ternyata mengarah ke masjid,” kata Arnold, petugas keamanan UIN Salatiga.

Advertisement

Petugas langsung mengamankan MY dan membawanya ke pos keamanan. Sejumlah mahasiswa yang mengetahui penangkapan tersebut ikut geram. Sebab, aksi kehilangan barang disebut telah cukup meresahkan.

Ironisnya, barang yang diduga hasil curian juga disebut dijual jauh di bawah harga pasaran. Helm yang nilai barunya sekitar Rp1 juta, misalnya, diduga dijual melalui media sosial hanya sekitar Rp200 ribu.

Dalam menjalankan aksinya, MY disebut selalu menggunakan sepeda motor. Ia diduga berkeliling kampus untuk mencari barang yang ditinggalkan tanpa pengawasan.

Setelah diamankan, pihak keamanan UIN Salatiga menyerahkan MY kepada aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas setempat. Polisi kini akan mendalami dugaan keterlibatan MY dalam sejumlah kasus pencurian di lingkungan kampus.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Penegerian RA Disorot, PPIAUD Jateng-DIY Berharap Ada Langkah Konkret

Penegerian RA Disorot, PPIAUD Jateng-DIY Berharap Ada Langkah Konkret

Perubahan juga menyangkut pengaturan masa berlaku status akreditasi Unggul selama tiga dan lima tahun.

 Bukan Kaleng-Kaleng! 17 Mahasiswa UIN Salatiga Bawa Robot Canggih hingga Teknologi Pemburu Matahari

Bukan Kaleng-Kaleng! 17 Mahasiswa UIN Salatiga Bawa Robot Canggih hingga Teknologi Pemburu Matahari

inovasi yang dibawa mahasiswa bukan sekadar mengejar kecanggihan teknologi. Karya-karya tersebut juga mencerminkan kemampuan mahasiswa memadukan sains dengan nilai-nilai keislaman untuk menjawab persoalan lingkungan

PERPROMI dan SMA Islam Al Azhar 16 Semarang Teken MoU, Dorong Literasi Seni dan Publikasi Ilmiah

PERPROMI dan SMA Islam Al Azhar 16 Semarang Teken MoU, Dorong Literasi Seni dan Publikasi Ilmiah

"Sinergi ini membuka kanal pembinaan bakat seni murid, sekaligus mengungkit produktivitas para guru untuk melahirkan riset inovatif dan karya tulis ilmiah yang teruji," paparnya. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer