Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

40 Persen Warga Terlayani CKG, Kini Targetkan Deteksi Dini dan Anak Sekolah

Lutfi Hanafi • Kamis, 13 November 2025 | 18:49 WIB
CEK KESEHATAN - Dinkes saat menggelar cek kesehatan gratis bagi anak-anak beberapa waktu kemarin.
CEK KESEHATAN - Dinkes saat menggelar cek kesehatan gratis bagi anak-anak beberapa waktu kemarin.

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan perlahan meningkat di Kota Pekalongan.

Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan terus menggencarkan upaya deteksi dini penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

Kini, sekitar 40 persen warga telah terlayani dalam program tersebut — sebuah capaian yang mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap kesehatan warganya.

Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Puji Winarti, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah preventif untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

“Kesadaran masyarakat memang belum sepenuhnya tinggi, tapi lewat CKG ini kami terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan agar mudah diakses tanpa biaya,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Dalam kegiatan CKG, warga dapat memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, berat badan, dan Indeks Massa Tubuh (IMT) secara gratis.

Selain itu, Dinkes juga memberikan penyuluhan serta konsultasi kesehatan agar masyarakat memahami cara menjaga pola hidup sehat dan mencegah risiko penyakit.

Tak berhenti di situ, Dinkes juga melakukan tindak lanjut bagi warga yang terindikasi berisiko tinggi, misalnya mengarahkan mereka untuk ikut dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) agar kondisi kesehatan dapat dipantau rutin.

“Kalau dulu masyarakat baru ke puskesmas setelah sakit, sekarang kami ingin mengubah pola pikir itu. Kesehatan harus dijaga sejak dini,” tambah Puji.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Kota Pekalongan, dr. Dita Ratnasuri, menuturkan bahwa kegiatan CKG dilakukan secara berkelanjutan di berbagai titik strategis — mulai dari pusat edukasi kesehatan, komunitas masyarakat, hingga kegiatan kolaboratif bersama pemerintah dan swasta.

“Kami juga menjalankan program Speling dan CKG agar layanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Menariknya, kini Dinkes memperluas sasaran CKG hingga ke anak-anak usia sekolah dasar. Pemeriksaan dasar seperti kadar gula darah dan kesehatan gigi mulai diterapkan sebagai langkah pencegahan sejak dini.

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan anak-anak sejauh ini baik. Justru yang perlu lebih diwaspadai adalah kelompok usia produktif dan lansia,” tutur Dita.

Dengan 40 persen warga sudah terlayani, Pemkot Pekalongan menargetkan agar seluruh masyarakat bisa rutin melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa harus menunggu sakit.

“Kunci dari pencegahan penyakit adalah deteksi dini dan perubahan gaya hidup sehat. Kami ingin menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai budaya,” tegasnya.

Melalui CKG, Dinkes berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola makan seimbang, olahraga teratur, dan pemeriksaan rutin.

Dengan begitu, angka kasus penyakit tidak menular dapat ditekan dan derajat kesehatan warga Kota Pekalongan meningkat.

“Menjaga kesehatan itu investasi jangka panjang. Semakin dini dicegah, semakin ringan beban kita di masa depan,” pungkas dr. Dita.(han)

Editor : Baskoro Septiadi
#layanan kesehatan #Dinkes Kota Pekalongan #cek kesehatan gratis #Kota Pekalongan #deteksi dini #CKG