Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

96 Petenis se-Eks Karesidenan Pekalongan Adu Smash di Dandim Cup 2025

Lutfi Hanafi • Jumat, 7 November 2025 | 19:59 WIB

FOTO BERSAMA - Pendukung acara Dandim Cup 2025 berfoto bersama sebelum menggelar pertandingan exebisi di Lapangan PDAM Kota Pekalongan, Jumat (7/11/2025).
FOTO BERSAMA - Pendukung acara Dandim Cup 2025 berfoto bersama sebelum menggelar pertandingan exebisi di Lapangan PDAM Kota Pekalongan, Jumat (7/11/2025).

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan - Dentuman bola tenis memecah keheningan siang yang terik di Lapangan PDAM Pekalongan, Jumat (7/11/2025).

Ratusan penonton bersorak ketika para petenis se-eks Karesidenan Pekalongan saling adu ketangkasan dalam Kejuaraan Tenis Lapangan Dandim Cup 2025 yang resmi dibuka oleh Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Garry Herlambang.

 Baca Juga: Kembali Gelar Festival Literasi, Semangat Baca Pelajar Pekalongan Terus Menyala

Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI, sekaligus ajang mempererat sinergi antara masyarakat dan unsur TNI.

Tak kurang dari 96 petenis yang terbagi dalam 16 regu ikut berlaga, mewakili daerah dari Kabupaten dan Kota Pekalongan, Batang, hingga Pemalang.

“Total ada 48 pasangan. Pesertanya beragam, dari instansi, komunitas tenis, hingga masyarakat umum,” jelas Letkol Garry Herlambang.

 Baca Juga: Dari Panggung Komedi ke Duka Pribadi: Musdalifah Basri Hadapi Lelang Rumah Orang Tuanya

Ia mengakui, pelaksanaan turnamen sempat tertunda karena padatnya agenda kegiatan TNI. “Awalnya dijadwalkan September, lalu bergeser ke Oktober, dan akhirnya bisa terlaksana di bulan November. Meski mundur, antusiasme peserta tetap luar biasa,” ujarnya.

Kejuaraan yang digelar selama tiga hari, 7–9 November, berlangsung di dua lokasi: Lapangan PDAM dan Lapangan Nusantara (eks Pendopo Alun-Alun). Adapun kategori yang dipertandingkan meliputi Kelompok Usia (KU) 55, KU 40, dan kategori prestasi (bebas usia).

 Baca Juga: Siaga Banjir, BPBD Pekalongan Cek 46 Pompa Air Siap Beroperasi 24 Jam

Turnamen ini bukan hanya memacu semangat kompetisi, tetapi juga menegaskan bahwa olahraga bisa menjadi sarana memperkuat solidaritas dan semangat kebangsaan.

Ketika raket beradu dan keringat bercucuran, yang terbangun bukan sekadar skor kemenangan — melainkan kebersamaan dalam semangat sportivitas dan persaudaraan.

Tak hanya menjadi panggung adu keterampilan, Dandim Cup juga menjadi sarana memperkuat jalinan antarwilayah.

Baca Juga: Lewat Program BATIK, Kapolres Pekalongan Kota Jenguk Korban Ledakan Gas, Beri Santunan dan Pesan Keselamatan

“Kami ingin kejuaraan ini tidak sekadar kompetisi, tapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan komunikasi antara masyarakat dengan instansi,” tegas Garry.

Turut hadir membuka turnamen, Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid (Aaf) yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

 Baca Juga: Pekalongan Open Dancesport 2025, Ajang Bergengsi Para Penari Nasional Rebutkan Rp30 Juta

“Dandim Cup bukan hanya ajang olahraga, tapi juga ruang silaturahmi antar pecinta tenis. Semoga lahir atlet baru yang bisa mengharumkan nama daerah,” kata Aaf.

Menurut nya, minat warga terhadap olahraga tenis di Kota Pekalongan terus meningkat, termasuk di kalangan muda.

“Antusiasmenya luar biasa. Beberapa atlet junior kita bahkan sudah menorehkan prestasi di tingkat Jawa Tengah,” ujarnya.(han)

Editor : Baskoro Septiadi
#tenis #Dandim Cup #Kota Pekalongan #ATLET