
RADARSEMARANG.ID – Rencana pembukaan seleksi CPNS 2027 memicu kekhawatiran besar di kalangan tenaga pendidik di Indonesia.
Banyak guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu merasa cemas kontrak kerja mereka akan dihentikan jika nekat mendaftar tetapi berujung tidak lolos ujian.
Menanggapi kegelisahan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) langsung membawa kabar baik.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa status kepegawaian guru PPPK dipastikan sangat aman.
Pemerintah menjamin kontrak kerja guru PPPK tidak akan diputus secara sepihak meskipun mereka gagal dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendatang.
Langkah regulasi ini sengaja diumumkan secara terbuka agar para guru di berbagai daerah memiliki ketenangan emosional dan tidak takut kehilangan pekerjaan lama saat mencoba peruntungan mengubah status kepegawaian mereka.
"Jadi tidak usah khawatir, 'nanti kalau tidak lolos kami di-stop kontraknya', itu tidak ada. Mereka akan tetap, tidak kehilangan status dan berkontrak dengan Pak Menteri," ungkap Nunuk Suryani saat melakukan siaran langsung di akun Instagram resminya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




