Honda GL Max Platina vs GL Max CDI, Apa Perbedaan Dua Generasi Motor Legendaris Ini?


RADARSEMARANG.ID - Produk motor batangan Honda yang pernah beredar ditahun 1990an dan cukup dikenal adalah Honda GL Max. GL Max dikenal sebagai motor yang desainnya sederhana tapi terkenal cukup tangguh, irit dan mudah perawatannya.
Tapi tahukah anda, jika Honda GL Max memiliki dua tipe yakni GL Max CDI dan GL Max Platina, apa yang membedakan?
Baca Juga: Dari RX125 hingga RX-King Cobra, Perjalanan Yamaha Menuju Raja Jalanan
Dua generasi GL Max yang punya karakter berbeda
Honda GL Max menjadi salah satu motor sport 4-tak yang cukup dikenal di Indonesia. Motor batangan keluaran Honda ini memiliki reputasi sebagai kendaraan yang tangguh, sederhana, dan relatif mudah dirawat.
Sepanjang perjalanan produksinya, GL Max hadir dalam beberapa generasi. Dua di antaranya yang cukup menarik untuk dibahas adalah GL Max Platina dan GL Max CDI.
Keduanya sama-sama mengusung mesin 125 cc dengan konstruksi sederhana. Namun, perbedaan paling penting terdapat pada sistem pengapian yang digunakan.
GL Max Platina masih mengandalkan sistem pengapian konvensional menggunakan platina. Sementara itu, generasi penerusnya sudah menggunakan CDI atau Capacitor Discharge Ignition.
Perubahan tersebut bukan sekadar pergantian komponen. Sistem pengapian yang berbeda turut memengaruhi cara penyetelan, pemeriksaan, dan perawatan motor.
1. Honda GL Max Platina, generasi yang masih menggunakan pengapian konvensional
Honda GL Max Platina dikenal sebagai salah satu generasi awal GL Max bermesin 125 cc. Motor ini hadir sekitar pertengahan 1980-an sebagai penerus posisi GL125.
Sesuai julukannya, GL Max Platina masih menggunakan sistem pengapian platina. Komponen ini bekerja secara mekanis untuk mengatur pemutusan dan penyambungan arus pada rangkaian pengapian.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




