RADARSEMARANG.ID, Kendal - Klenteng Tri Dharma Weleri menjadi satu-satunya klenteng di Kabupaten Kendal. Uniknya, di tempat ini terdapat kimsien patung Baron Skeder yang berasal dari Eropa.
Patung Baron Skeder kali pertama ditemukan oleh pemilik Toko Mas Abadi di Weleri. Sang pemilik bernama Hoki'i atau lebih dikenal Budi Handoko.
Saat itu, dia ingin menebang pohon besar yang berada di depan tokonya. Kemudian, terdapat patung Baron Skeder di dalam pohon tersebut.
"Pas mbacok pohonnya itu kena benda keras. Pas dilihat ternyata Baron Skeder. Makanya di sebelah pipi kanannya ada bekas bacokan," jelas Vivi Meilani, penjaga klenteng.
Vivi mengatakan, sudah lebih dari 25 tahun patung Baron Skeder berada di Klenteng Tri Dharma Weleri.
Patung ini memiliki perawakan kecil, hidung mancung, dan memakai jubah merah."Perawakannya memang kecil. Dan indentiknya itu bentuknya ke Eropa Eropa an," ujarnya.
Sebelum perayaan imlek, ada tata cara khusus membersihkan Baron Skeder. Mulanya, harus disembahyanhkan dengan dupa terlebih dahulu oleh masyarakat Tionghoa di Weleri.
Kemudian, pembersihan menggunakan air bunga melati. Konon, patung Baron ini bisa menyembuhkan orang sakit.
"Uniknya klenteng ini tuh ada Baronnya. Karena di tempat lain tidak ada," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Adapun perayaan imlek tahun ini, dilaksanakan secara sederhana. Selain itu, masyarakat Tionghoa di Weleri juga hidup berdampingan dengan masyarakat muslim. Bahkan, klenteng ini berdampingan Musala Al Falah.
"Kalau warga muslim ada acara, juga melibatkan warga Tionghoa. Begitu juga sebaliknya. Apalagi kalau perayaan imlek ini, banyak warga muslim yang ikut membantu pembersihan altar," terang Vivi. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi