
RADARSEMARANG.ID, GUNUNGPATI — Warga RW 01 Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati berusaha memaksimalkan potensi yang dimiliki.
Peserta Lomba Kampung Hebat 2024 kategori Kampung Kreatif dan Inovatif ini mengangkat slogan “Kandri Wae”.
Artinya, ke Kandri saja, ada apa di Kandri terutama di RW 01. Kampung ini sudah terkenal sebagai salah satu desa wisata di Kota Semarang.
Banyak paket wisata ditawarkan di Desa Wisata Kandri. Mulai eduwisata pertanian, program live in, cooking class, membatik, kesenian tradisional dan masih banyak yang lainnya.
“Ada tempat out bond untuk anak PAUD sampai dengan SMA. Dikemas dalam bentuk paket wisata dan edukasi yang dikelola oleh Pokdarwis Pandanaran,” kata Lurah Kandri Mutmainah.
Paket-paket wisata yang disiapkan tak jauh-jauh dari kehidupan warga sehari-hari. Pertanian. Dirintis 2010 lalu, Deswita Kandri diresmikan pada 2012.
Pengelola Desa Wisata Kandri, Masduki menjelaskan, pihaknya mencari pangsa pasar anak-anak sekolah.
Karena bertujuan agar anak-anak cinta pertanian, otomatis orang tuanya mendampingi dan membeli oleh-oleh.
"Karena ada beberapa penunjang desa wisata termasuk UMKM, kriya, home stay, dan kuliner," jelasnya.
Paket wisata untuk anak-anak menawarkan eduwisata pertanian. Anak-anak bisa belajar menanam padi, mencabut singkong atau menangkap ikan.
Selain itu, ada paket susu. Mereka bisa mengolah susu, melihat sapi, melihat kambing.
Paket live in dibuka untuk kelas dewasa. Sasarannya wisatawan domestik maupun mancanegara.
Bahkan sudah sering wisatawan dari Eropa atau negara Asia lain bermalam di Kandri lewat paket wisata dengan objek lain.
"Biasanya dua hari di Kandri dan dua harinya di Karimunjawa," jelasnya. (fgr/ton)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



