Borobudur Ramai Wisatawan, Ahmad Luthfi Minta Ekonomi Warga Desa Ikut Tumbuh

RADARSEMARANG.ID, Magelang - Ramai wisatawan belum tentu berarti seluruh masyarakat ikut menikmati keuntungan pariwisata. Persoalan pemerataan ekonomi, pengaturan kunjungan Candi Borobudur, hingga akses jalan menuju destinasi wisata desa menjadi sejumlah keluhan yang disampaikan para pelaku wisata kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Berbagai persoalan itu mengemuka dalam dialog bersama pegiat wisata di Desa Wisata Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (5/11/2026). Ahmad Luthfi merespons sejumlah aspirasi tersebut dengan meminta perangkat daerah dan pihak terkait menindaklanjutinya.
Salah satu persoalan yang mendapat perhatian adalah pemerataan dampak ekonomi Bank Jateng Borobudur Marathon 2026. Ajang lari yang memasuki satu dekade penyelenggaraan itu dijadwalkan berlangsung pada 15 November mendatang dengan target 12.500 peserta dari berbagai daerah dan mancanegara.
Perwakilan penyelenggara dari Kompas, Budi Sarwanto, mengatakan, Borobudur Marathon tidak semata-mata diarahkan sebagai kegiatan olahraga. Lebih dari itu, ajang tersebut diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kita tidak hanya fokus menyelenggarakan event, khususnya lari saja. Tetapi bagaimana kita juga bisa berinteraksi, mengembangkan pariwisata, dan mengembangkan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Budi, pelibatan masyarakat dilakukan melalui berbagai sektor usaha, mulai dari homestay, guest house, hotel, hingga paguyuban andong dan kendaraan VW wisata.
Warga juga didorong mengembangkan rumah pribadi menjadi penginapan dengan pendampingan serta akses pembiayaan melalui Bank Jateng.
Pemberdayaan juga menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui program Bank Jateng Pawone, sekitar 20-25 UMKM pada angkatan keenam tahun ini mendapatkan pendampingan pengembangan produk, pemasaran, hingga pembiayaan.
Namun, Gubernur Ahmad Luthfi mengingatkan agar dampak ekonomi kegiatan berskala besar tersebut tidak berhenti pada kelompok usaha tertentu. Manfaatnya harus menjangkau masyarakat desa di sekitar kawasan Borobudur.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




