Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

11 Kepala Daerah Jateng Raih Penghargaan Kinerja Daerah

K
Kepala Daerah di Jateng mendapatkan penghargaan atas kinerja daerah terbaik.
Kepala Daerah di Jateng mendapatkan penghargaan atas kinerja daerah terbaik.

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID -  Sebanyak 11 kepala daerah di Jawa Tengah mendapat penghargaan atas kinerja dalam memajukan daerah masing-masing. Penghargaan diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah.

Penghargaan diserahkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dan Sekda Jateng Sumarno seusai upacara HUT ke-81 Jateng di Alun-alun Kidul Boyolali, Rabu (19/8).

Advertisement

Dari 11 daerah tersebut, 10 kabupaten/kota masuk Top Ten Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2026. Satu daerah lainnya, yakni Kota Pekalongan, meraih penghargaan terbaik dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat provinsi.

Daerah yang masuk Top Ten IDSD yakni Kota Surakarta, Kabupaten Demak, Kendal, Kudus, Sragen, Semarang, Batang, Blora, Cilacap, dan Temanggung.

Selain masuk Top Ten IDSD, sejumlah daerah juga mendapat penghargaan lain. Kabupaten Kendal juga meraih Kabupaten Terbaik Satu PPD tingkat provinsi. Kabupaten Semarang mendapat penghargaan sebagai daerah terpilih dalam penyelenggaraan penanganan kawasan permukiman kumuh serta kabupaten pelaksana Cek Kesehatan Gratis (CKG) terbaik tingkat provinsi.

Advertisement

Sementara Kabupaten Temanggung mendapat penghargaan khusus PPD tingkat kabupaten/kota. Adapun Kota Pekalongan menjadi Kota Terbaik Satu PPD tingkat provinsi.

IDSD merupakan alat untuk mengukur daya saing daerah. Indeks ini tidak sekadar menunjukkan angka, tetapi juga membantu pemerintah melihat kekuatan dan kelemahan daerah.

Capaian tersebut menunjukkan kinerja pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan wilayahnya. Penghargaan juga menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah bersama masyarakat.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan pembangunan harus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Hal itu menjadi penting di tengah kondisi global yang tidak menentu dan tekanan fiskal. Tema Hari Jadi ke-81 Jateng, Gumregut Nyawiji, menurut Luthfi juga membawa pesan tentang pentingnya persatuan dalam pembangunan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jateng Darurat Korupsi, Lima Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026

Jateng Darurat Korupsi, Lima Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026

Lima kepala daerah di Jawa Tengah terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepanjang 2026. Rentetan kasus itu memunculkan kekhawatiran terhadap lemahnya sistem pencegahan korupsi di daerah

Buruh Jateng Desak Upah 2027 Penuhi 100 Persen KHL, Kebutuhan Hidup Layak di Jateng Rp 3,5 Juta

Buruh Jateng Desak Upah 2027 Penuhi 100 Persen KHL, Kebutuhan Hidup Layak di Jateng Rp 3,5 Juta

Kesenjangan antara upah minimum dan kebutuhan hidup layak (KHL) di Jawa Tengah masih tinggi. Upah minimum provinsi (UMP) 2026 baru sekitar Rp 2,3 juta. Sementara KHL berdasarkan data pemerintah pada 2025 Rp3,5 juta.

BI Jateng Perkuat SIGAP, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Nataru

BI Jateng Perkuat SIGAP, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Nataru

Potensi kenaikan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027 menjadi perhatian Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah. Terlebih, risiko gangguan pasokan masih membayangi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer