RADARSEMARANG.ID - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) adalah instansi yang khusus menangani dan mengatasi kasus-kasus kebakaran.
Memadamkan api serta mengatasi kebakaran hingga api padam adalah tugas utama Damkar.
Tapi belakangan ini, tugas Damkar bukan hanya memadamkan kebakaran baik kebakaran rumah, gedung, gudang, pabrik maupun peristiwa kebakaran lainnya, warga seringkali meminta bantuan seperti mengatasi ular yang masuk ke dalam rumah.
Kini oleh warga, tugas Damkar di tambahi menjadi "penangkap preman". Koq bisa?
Begini ceritanya, bermula saat petugas Satpol PP dan Damkar Kabuten Semarang, menerima laporan dari seorang penjual nasi goreng bahwa telah terjadi pengeroyokan yang dilakukan warga kepada 2 pemalak di dekat Kantor DP3AKB Kabupaten Semarang, Jalan Kisarino Mangunpranoto.
Petugas Satpol PP & Damkar Kabupaten Semarang langsung menuju lokasi untuk menangkap dua pelaku pemalakan.
“Anggota kita meluncur dan berhasil mengamankan dua orang yang sedang di keroyok warga" kata Kepala Satpol PP & Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco.
Ternyata setelah di interogasi, kedua orang yang di keroyok warga itu adalah pelaku pemalakan di dekat SPBU Taman Unyil, yang mencoba melarikan diri, setelah korban datang bersama teman-temannya usai di rampas HP dan uangnyaoleh kedua pelaku.
Dari data Satpol PP Kabupaten Semarang, dua pelaku pemalakan tersebut yakni M Nur Abdilah (18) dan Lutfi Fahril (24), keduanya merupakan warga Kota Semarang.
Tak hanya mengamankan dua pelaku pemalakan, anggota Satpol PP & Damkar malam itu juga meringkus 3 anggota kreak yang diduga terlibat tawuran.
Oleh petugas Damkar para pelaku kemudian di serahkan ke Polsek Ungaran di tangani lebih lanjut. (sls/bas)
Editor : Baskoro Septiadi