RADARSEMARANG.ID - Sebuah rumah mewah di Bogor dikabarkan jadi sasaran perampokan usai diduga sang pemilik rumah bikin konten di TikTok.
Peristiwa tragis ini dilaporkan terjadi pada Rabu, (18/9) dengan korban kepala keluarga yang meninggal dunia serta tiga lainnya luka-luka.
Kejadian ini sangat mengejutkan warga Pamijahan, Kabupaten Bogor, dan menjadi viral di media sosial.
Dalam video yang beredar menyebutkan bahwa, rumah mewah tersebut menjadi sasaran perampokan setelah sang istri sering memamerkan isi rumahnya di TikTok.
Akibatnya, sang suami menjadi korban dan jasadnya diketahui dimasukkan ke dalam mobil yg terparkir di garasi.
Sedangkan sang istri dan ibunya mengalami luka serius di bagian kepala, serta satu anaknya mengalami luka memar.
Banyak netizen menyayangkan tindakan sang istri yang kerap memamerkan kekayaan di media sosial. Terutama pada konten TikTok yang diduga menjadi pemicu perampokan tersebut.
Dalam beberapa video yang diunggahnya, ia menunjukkan kemajuan pembangunan rumah mewah yang sedang dikerjakannya.
Setelah rumah tersebut selesai dibangun, sang istri menyampaikan rasa syukur dan mendoakan agar semua orang meraih kesuksesan.
“Aku doakan kalian jadi orang sukses, Aamiin,” kata sang istri melalui unggahan video TikTok di akun @restipebrianti02 pada 28 Juni 2024.
Dalam unggahan videonya, sang istri tampak memperlihatkan hampir semua isi rumahnya seperti sofa, kamar tidur, meja rias dan sebagainya.
Kendati demikian, polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap empat pelaku yang diduga merencanakan perampokan ini.
Mereka mengaku melakukan aksi tersebut karena masalah ekonomi dan terinspirasi dari video-video yang diunggah istri korban.
Berdasarkan pengakuannya, mereka melakuan aksi perampokan ini sekitar pukul 02.00 WIB dini hari pada Rabu, 18 September 2024.
Empat pelaku merusak pintu belakang rumah di Pamijahan dan masuk ke dalam hingga mengancam dan mengikat penghuni rumah, termasuk suami, istri, mertua, dan anaknya.
Sang suami yang merupakan kepala keluarga mengalami luka parah di kepala dengan leher terjerat kain dan akhirnya meninggal dunia.
Diketahui lebih lanjut, saat olah TKP, Polisi menemukan botol minuman keras dan kopi di lokasi kejadian, diduga milik pelaku.
Selain itu, mobil Xpander milik korban dilaporkan hilang, diduga dibawa kabur pelaku perampokan.
Selanjutnya, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku yang berjumlah empat orang pada Senin (23/9) malam.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara memaparkan “Keempat pelaku kami tangkap di tempat berbeda. C dan O kami amankan pada 18 September sekira pukul 13.00 WIB dan 18.00 WIB di wilayah Cibungbulang”.
“Sementara pelaku D dan S ini kami tangkap pada Sabtu, 20 September sekira pukul 22.00 WIB di wilayah Pandeglang, Banten,” ungkap Teguh seperti yang diberitakan.
Editor : Baskoro Septiadi