Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Nasib Korban Tawuran yang Tangannya Putus di Flyover Jakarta Timur, Tetangga Ungkap Fakta Mengejutkan

Aris Hariyanto • Jumat, 2 Februari 2024 | 23:06 WIB
Ilustrasi tawuran kenakalan remaja
Ilustrasi tawuran kenakalan remaja

RADARSEMARANG.ID - Korban tawuran yang tangannya putus di Flyover Jakarta mengalami nasib yang mengenaskan.

Diketahui, nama korban tersebut berinisial DSS yang terlibat tawuran antara dua kelompok di Flyover Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur.

Peristiwa tawuran yang menimpa DSS terjadi pada Minggu (28/1) sekitar pukul 04.30 WIB setelah subuh.

Dalam aksi tawuran itu melibatkan dua kelompok yang diketahui bernama Enjoy Rebo dan Bhozonk.

Sedangkan korban DSS termasuk dari salah satu dua kelompok remaja yang tawuran tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, salah satu saksi mata berinisial ‘R” melihat DSS terjatuh setelah diserang oleh kelompok lawan.

Ia melihat darah mengucur dari tangan DSS yang terputus, lalu membantunya untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Saya langsung lari ke sana dan bantu angkat dia. Saya bawa ke rumah sakit terdekat,” kata ‘R’.

Korban DSS diketahui mengalami luka parah di kedua tangannya dan dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Menurut Dokter, tangan kanannya tidak bisa disambung lagi, sedangkan tangan kirinya masih bisa diselamatkan.

“Maafin aku ya, Ma. Masa depanku hancur,” kata DSS kepada ibunya yang menangis di samping tempat tidurnya dan hanya bisa menyesali apa yang telah terjadi.

Sementara itu, tetangga DSS di Ciracas mengungkap fakta mengejutkan tentang korban tawuran tersebut.

Menurutnya, DSS dalam waktu dekat akan menjalani tes masuk Akademi Kepolisian (Akpol).

Kedua orangtua DSS merupakan anggota kepolisian, dan DSS ingin mengikuti jejak kedua orangtuanya menjadi polisi.

“Ibunya berpangkat AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi), bapaknya AKBP juga, tapi bertugas di divisi yang berbeda.” ucap tetangga korban.

Dikabarkan sebelumnya, aksi tawuran kedua kelompok ini sempat terekam video dan viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Dalam video itu tampak sejumlah remaja ada yang membawa sajam, dan secara bergerombolan menyerang kelompok lain.

Postingan dari video tersebut juga mengunggah potongan tangan manusia yang ternyata milik DSS yang bercita-cita ingin jadi polisi.

Namun, cita-citanya DSS kini terancam gagal karena tawuran.

Editor : Baskoro Septiadi
#KENAKALAN REMAJA #akpol #flyover #TAWURAN #Peristiwa