RADARSEMARANG.ID, Semarang - Satu persatu pelaku perampokan dengan sasaran perkantoran SPBU di Wonosobo tertangkap oleh anggota Resmob Polres Wonosobo. Terbaru, kembali mengamankan satu orang pelaku.
Kapolres Wonosobo, Ricky Pripurna Atmaja mengakui telah mengamankan satu orang pelaku dalam kejahatan tersebut. Sekarang, pelaku tersebut sedang dalam proses penyidikan dan pengembangan oleh kepolisian.
"Iya sudah ada satu orang yang diamankan, dia menyerahkan diri. Silahkan langsung ke Kasatreskrim," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (16/8/2026).
Perampokan ini menyasar di SPBU Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, terjadi Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 23.30. Hasil penyelidikan, pelaku merupakan Komplotan berjumlah enam orang.
Baca Juga: Terungkap! Orang Dalam Dalangi Perampokan SPBU Wonosobo, Rp700 Juta Raib
Empat orang pelaku, sebelumnya sudah berhasil diringkus lebih awal oleh Tim Unit Reaksi Cepat Jatanras Polda Jateng bersama Resmob Satreskrim Polres Wonosobo.
Empat orang pelaku yakni RATS, 42, warga Wonosobo, diringkus tanpa perlawanan di wilayah Wonosobo, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 20.00.
Hasil pengembangan, berhasil mengamankan tiga orang pelaku bernama MRAP, 29 warga Banjarnegara, WW, 30, warga Banjarnegara dan AH, 37, warga Bantul. Ketiganya ditangkap diwilayah Yogyakarta, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 01.00.
Kasatreskrim Polres Wonosobo, AKP Arif Kristiawan juga menyampaikan hal sama, yang disebut Kapolres Wonosobo. Selain itu juga turut menemukan barang bukti senjata api yang digunakan komplotan ini untuk melakukan aksi perampok.
"Alhamdulillah kita dapat satu lagi pelaku yang kita amankan dan senjatanya sudah kita amankan juga. Itu senjata rakitan," bebernya.
Lanjutnya membeberkan, satu pelaku yang diamankan tersebut menyerahkan diri ke Polres Wonosobo, pada keesokan harinya setelah penangkapan empat pelaku, MRAP, WW, AH dan RATS.
"Jadi, begitu Pak Kapolres kan ada himbauan itu tindakan tegas terukur mungkin yang bersangkutan ini melihat di media, terus khawatir atau takut, langsung paginya menyerahkan diri," jelasnya.
Baca Juga: Kisahkan Perjuangan Dua Garis dan Kanker, Film Baby Udon Bikin Banjir Air Mata Penonton Semarang
"Dia (pelaku) warga Banjarnegara. Inisial AR kelahiran 1973. Dia orang dalam," katanya.
Orang dalam yang dimaksud Kasatreskrim menjelaskan, tersangka AR tak lain merupakan karyawan dari SPBU tersebut. Peran AR dalam kasus ini tak lain merupakan otak dari skenario yang menjalankan aksi perampokan.
"Dia itu otaknya, dia orang dalam, semua skenario di dia. Jadi, yang mulai melatih ya dia, skenarionya ya dia, yang menyiapkan peralatan ya dia, semuanya," bebernya," bebernya.
Sekarang ini, kepolisian masih memburu satu orang pelaku yang masih buron alias Daftar Pencarian Orang (DPO). Kepolisian juga telah mengantongi identitas DPO tersebut. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi