Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Warung Kopi Ini Didatangi Sosok Perempuan Menyeramkan, Pesan Kopi Panas, Setelah Itu Hilang Misterius

Sulistiono • Jumat, 31 Oktober 2025 | 01:05 WIB
Ilustrasi AI/Sulistiono
Ilustrasi AI/Sulistiono

RADARSEMARANG.ID - Cerita horor edisi kali ini datan dari pengalaman Sugiono (32), warga Bergas, Kabupaten Semarang. Pengalaman mistisnya dialami sejak dia membuka warung kopi, yang lokasinya berada di jalan kecamatan, namun jauh dari pemukiman warga.

Kanan kiri warung kopinya adalah area persawahan dan kebun milik warga, serta tak jauh dari warungnya ada aliran sungai yang di atasnya ada kompleks pemakaman.

Warung kopi milik Sugiono ini, biasa menjadi jujugan sopir-sopir truk yang akan mengirim pasir ke kota Semarang dan sekitarnya dan sopir mobil sayuran.

"Lumayan mas, kalo malam yang mampir kebanyakan sopir-sopir," tuturnya.

Sekitar pukul satu lewat sedikit, Sugiono mendengar suara langkah kaki di belakang warung. Jalannya pelan, menyeret, seperti orang yang sedang kelelahan.

Saat itu dia berpikir, ada pelanggan yang datang dari arah sawah. Tapi anehnya, tak ada suara orang membuka pintu, tak ada bayangan siapa pun lewat di depan.

"Aku pikir ada orang malam-malam habis ngalirkan air ke sawahnya terus mau mampir ke warung, tapi saya cek gak ada orang," tutur Sugiono.

Saat dia menengok ke luar jendela belakang, hanya  gelap malam yang dilihatnya, dan hamparan sawah yang diselimuti kabut.

Tapi jelas sekali tadi ada suara langkah kaki. Belum hilang rasa penasarannya, tiba-tiba dia mendengar suara sesuatu menyeret di tanah, seperti kain basah.

Mendengar suara itu, Sugiono terdiam, dia segera menutup kembali jendela warungnya. 

Awal minggu kedua, pada jam yang nyaris sama, jam 1 malam, datang seorang perempuan memakai kebaya lusuh dan kerudung putih ke warungnya. Wajahnya pucat, matanya sayu.

“Perempuan itu duduk di kursi dekat jendela samping warung dan pesen segelas kopi panas, suaranya pelan banget," ungkapnya. 

Merasa tak curiga, Sugiono bergegas ke dalam untuk membuatkan kopi pesanannya. Saat dia balik badan hendak  mengambil gula, perempuan itu sudah tidak ada.

Tapi cangkir yang tadi kosong kini penuh, air kopinya hitam pekat dan berasap, padahal dia sama sekali belum menuangkannya.

"Loh itu gelas sudah terisi kopi panas, terus aroma bau kopinya aneh, kayak kecampuran tanah basah dan besi karat," ujarnya. 

 Baca Juga: Ini Sosok Menyeramkan yang Menghantui Penjaga Tambak di Demak, Merinding!

Kejadian itu membuat Sugiono tak bisa tidur hingga keesokan paginya. Dia masih penasaran dengan sosok perempuan misterius itu.

Selang dua hari kemudian, menjelang jam 12 malam, dia  berniat menutup lebih cepat warungnya dan pulang ke rumah yang berjarak 5 kilometer dari warungnya, tapi hujan deras turun, membuatnya terjebak di warung.

Saat sedang menunggu hujan reda, tiba-tiba lampu bohlam warungnya berkedip-kedip dan mati.

Di dalam kegelapan warungnya, tiba-tiba dia mendengar suara sendok yang mengaduk gelas. 

Padahal dia ingat betul semua gelas sudah di simpan dalam lemari. Sugiono langsung meraih senter dan menyorotkan ke meja.

"Tahu enggak mas, saya lihat itu gelas kopi  berputar sendiri, airnya meluap, dan di permukaannya terlihat pantulan wajah perempuan kebaya yang tempo hari datang dan hilang, yang bikin merinding dia kayak tersenyum tapi wajahnya miring," jelasnya.

Belum hilang rasa takutnya, dari arah belakang warung, Sugiono mendengarr suara seretan lagi, mendekat perlahan ke warungnya. Sugiono langsung bergegas berusaha kabur dari dalam warungnya. 

"Kabur mas, langsung stater motor, pulang, padahal pintu warung masih kebuka, tapi bagaimana lagi sudah takut banget," ungkap Sugiono. 

Sesampainya di rumah, istrinya sempat heran saat melihat dirinya terlihat ketakutan. Dia tidak menceritakan kejadian yang baru dialaminya. Sugiono langsung masuk ke dalam kamar. 

Menjelang subuh, handphonenya berdering. Saat dia cek, ternyata nomor sopir truk pasir yang menjadi salah satu pelanggan warungnya. 

Sang sopir menanyakan keberadaan dirinya yang tidak ada di dalam warung, sementara warungnya dalam keadaan buka. 

"Sopir itu juga  tanya, kenapa di dinding warungnya ada bekas tangan hitam menempel. Makdeg, jantung ini mau copor rasanya," ujarnya. 

Sejak kejadian mistis itu, Sugiono tak pernah lagi buka warung kopinya hingga malam hari. 

"Jam lima sore, langsung saya tutup, nanti kalau sampe malam, di tukoni memedi wedok maneh hahaha," cetusnya. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #Cerita Horor #hantu perempuan #misterius #Horor #horor semarang #kisah mistis #mistis #Warung Kopi