RADARSEMARANG.ID - Cerita horor di Urban Mistery kali ini dikisahkan Kamaludin, 32, warga Wedung, kabupaten Demak.
Pengalaman mistis dialaminya saat dia menginap disalah satu hotel di kawasan Bandungan, kabupaten Semarang belum lama ini.
Baca Juga: Pengalaman Mistis Sales yang Bertemu Pemilik Toko Gaib di Tepi Jembatan
Dirinya terpaksa bermalam di daerah Bandungan, karena merasa kelelahan usai melakukan perjalanan dari Purwokerto hendak pulang ke Wedung.
“Kebetulan habis ada keperluan dari Purwokerto, naik motor sendirian, berangkat pagi dari Wedung sampai sana siang dilanjut ngurus keperluan disana,” ungkapnya.
Setelah menyelesaiikan urusannya, pria yang akrab dipanggil Kamal ini, kembali ke Wedung ketika hari sudah malam.
“Kalau gak salah habis Isya baru otw dari Purwokerto, pulang pas dari arah Temanggung saya lewat Sumowono ,karena kalau lewat Jambu biasanya jam segitu ramai truk-truk besar,” kata Kamal mengungkapkan alasannya memilih lewat jalur Sumowono.
Baca Juga: Misteri Penampakan Mobil Misterius di Jalan Tol Bikin Pengemudi Ini Syok
Padahal jalur Sumowono menuju ke arah Bandungan pada malam hari cukup gelap karena minim lampu penerangan jalan dan di dominasi dengan hutan serta kebun dikanan kirinya.
“Jalan situ juga terkenal sepi kalau malam hari dan sering berkabut tebal,” imbuhnya.
Saat tiba di Bandungan tiba-tiba rasa kantuk menyergap.
“Gak tahu, tiba-tiba ngantuk terus badan kok pegel semua rasanya waktu itu,” ungkapnya.
Kamal mencoba mengusir rasa kantuknya waktu itu dengan mampir ke warung kopi yang ada diseputaran Alun-Alun Bandungan.
“Tapi udah minum kopi dua gelas, tetap ngantuk, mata sudah sangat ngantuk,” imbuhnya.
Khawatir jika tetap memaksakan diri mengendarai motor dalam keadaan mengantuk bisa membahayakan dirinya, Kamal akhirnya memutuskan mencari penginapan di Bandungan.
Baca Juga: Asyik Cari Jangkrik, Warga Semarang Malah Melihat Penampakan Menyeramkan Ini
“Wes pokoke sakentuke losmen, sing penting awak iso nggletak iso turu (sudah yang penting sedapatnya losmen, yang penting tubuh bisa tidur),” tutur pria yang bekerja sebagai penjahit ini.
Akhirnya setelah mencari-cari penginapan, Kamal menemukan sebuah losmen yang menurutnya pas untuk bermalam melepas penat. Jarum jam waktu itu menunjukkan angka jam 12 malam lebih.
Saat memasuki halaman losmen itu, Kamaludin tak merasakan keanehan apapun, meski saat itu suasana penginapan sepi.
“Begitu penjaga memberi handuk sabun buat mandi dan keluar kamar, langsung saya tidur di kasur,” ujarnya.
Kamal langsung terlelap karena saking ngantuk dan capek, setelah menempuh perjalanan panjang seharian.
Namun, baru satu jam terlelap, Kamal merasakan kakinya ada yang menindih.
Baca Juga: Pekerja Jalan Tol Kesurupan dan Diteror Penampakan Kuntilanak, Proyek Sempat Dihentikan
“Waktu itu kerasa kaki saya ada yang nindih, tapi ta kira sedang dalam mimpi, saya tetap merem apalagi mau melek rasanya berat banget,” ucapnya.
Namun, baru saja hilang tindihan dikakinya, tiba-tiba tubuhnya serasa ada yang menarik ke bawah..
“Kali ini ada yang narik sampe tubuh ini hampir melorot ke bawah kasur, tapi namanya sudah ngantuk berat mata susah dibuka, ya saya balik lagi ke posisi semula,” cetusnya.
Tapi baru saja balik ke posisi tidur awal, lagi-lagi ungkap Kamal tubuhnya kembali ada yang menarik, kali dengan sangat kasar, hingga dia nyaris terjatuh ke lantai karena saking kerasnya tarikan.
Kali ini dia merasa tidak sedang bermimpi, meski berat dia mencoba membuka lebar-lebar matanya.
“Saat mata ini saya paksakan buka lebar-lebar, saya lihat ada perempuan duduk membelakangi saya mas, makdeeg jantung ini rasanya mau copot,” ucapnya dengan nada kaget.
Seolah tak percaya dengan sosok hantu didepannya, Kamal mencoba mengusap-usap kedua matanya.
Baca Juga: Driver Ojol Ini Nyaris Pingsan saat Melihat Penampakan Perempuan Penunggu Jembatan di Ungaran Barat
“Ta kucek-ucek mripatku mas, jian ternyata benar saya gak mimpi, sosok perempuan yang duduk membelakangi dirinya adalah hantu,” ucapnya.
Kamal menjelaskan, meski tak sempat melihat dengan jelas wajah hantu perempuan itu, dia gambarkan ukuran tubuhnya sedikit lebih besar,rambut sebahu, berbaju merah, namun seluruh tubuhnya seperti menghitam.
“Perutnya agak besar, kulitnya tubuhnya kayak menghitam gitu, tanganya juga seperti melembung-melembung bengkak,” jelasnya.
Dan yang bikin Kamal langsung lari terbirit-birit lari keluar kamar adalah sosok hantu perempuan itu seperti menangis tersedu-sedu pela tapi rintihan tangisannya cukup menakutkan dirinya.
“Langsung mas, saya lompat dari kasur, buka pintu lari ke pos jaga. Waktu itu yang jaga sudah tidur, ta bangunin, terus saya bilang gak jadi nginep,” ucapnya.
Saat itu, ungkap Kamaludin, dirinya tidak sempat lagi mengamati reaksi sang penjaga losmen yang masih berdiri didepan pintu pos jaga.
“Saya langsung lari ke motor, udah gak perdulikan lagi reaksi yang jaga losmen, bahkan sepatu saya masih didalam kamar itu ta tinggal, saya nyeker naik motor,” ujarnya.
Kamal kemudian memacu kencang motornya ke arah Ungaran, sambil mencari SPBU yang ramai dipinggir jalan utama.
“Akhirnya saya berhenti di pom bensin yang mau masuk Ungaran setelah Lemah Abang dan tiduran disitu sampe subuh,” kata Kamal.
Peristiwa mistis yang dialami di salah satu kamar penginapan itu membuat dirinya penasaran terkait keberadaan penginapan tersebut.
Saat waktu luang iseng dia mencari tahu terkait penginapan itu. Dan hasilnya, ternyata disalah satu kamarnya pernah terjadi pembunuhan.
“Motifnya disebutkan diberita, karena pelaku ingin merampok harta benda korban,” pungkas Kamaludin. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi