RADARSEMARANG.ID - Pengalaman mistis dialami Steve Margono, 47, warga Perumahan Semarang Indah.
Kisah horornya terjadi saat dia melintas di ruas tol Semarang-Ungaran.
Pria yang bekerja sebagai pegawai swasta ini mengatakan saat awal-awal dibuka, jalan tol Semarang--Ungaran belum seramai sekarang.
“Waktu dibuka baru kan masih sepi, belum banyak kendaraan yang melintas,” ucapnya.
Selain itu, tambah pria yang akrab disapa Steve ini, jalan tol Semarang-Ungaran, belum nyambung hingga Bawen apalagi sampai Jawa Timur seperti sekarang ini.
“Pintu keluarnya masih di Ungaran, karena itu relatif masih sepi, karena kendaraan banyak yang milih tetap lewat jalan biasa,” tuturnya.
Selama ini, tambah Steve, dirinya seminggu dua kali melakukan perjalanan Semarang-Solo karena aktivitas pekerjaan. Setiap Senin ke Solo, pulang ke Semarang hari Selasa.
“Nanti Rabu pagi berangkat ke Solo, terus pulang ke Semarang kamis malam, itu runtinitas saya waktu masih ada kerjaan di Solo waktu itu mas,” ungkapnya.
Baca Juga: Pekerja Jalan Tol Kesurupan dan Diteror Penampakan Kuntilanak, Proyek Sempat Dihentikan
Cerita horornya di ruas tol Semarang-Ungaran dari arah Bawen sekitar jam 1 malam, dia memutuskan akan masuk tol Ungaran menuju Semarang.
“Selama perjalanan lewat jalur dari Bawen sampai gerbang tol Ungaran masih aman-aman saja, tidak ada yang aneh-anehlah,” tuturnya.
Setelah melakukan pembayaran di gerbang tol Ungaran, Steven yang mengendarai mobil Panther ini langsung memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.
“Sepi banget, seingat saya yang lewat dari arah Ungaran ke Semarang cuma saya aja, sedang yang dari Semarang satu dua truk,” ingatnya.
Saat tengah berkonsentrasi dibalik kemudi mobilnya dalam kecepatan diatas 100 km/jam, tiba-tiba dari arah berlawanan dalam jalur yang sama meluncur sebuah mobil kijang tua berwarna putih.
“Di jalur yang sama dengan saya, dari arah berlawanan dengan jarak seratus meteran itu tiba-tiba muncul mobil kijang warna putih jalan pelan banget,” ungkap Steven.
Ditengah rasa kaget dan penasaran bagamaina bisa mobil masuk ke jalur yang sama berlawanan arah di jalan tol, Steven mengaku memperlambat laju mobilnya dan berjalan agak menepi.
“Mobil kijang jadul tahun 70an kayak mobil ambulans tapi gak ada sirinenya, jalannya pelan posisi ditengah, saya minggir dong agak menepi takut nabrak,” tuturnya.
Sembari memperlambat laju mobilnya, Steven berkali menyalakan lampu dim untuk memberi peringatan kepada mobil misterius.
Semakin mendekati mobil itu, matanya awas tak berkedip siapa pengemudi mobil kijang warna putih itu.
Dan saat jarak sudah mendekati dua puluhan meteran, Steven memperlambat laju mobilnya untuk bisa melihat dengan jelas pengemudi mobil misterius itu.
“Saat jarak sudah dekat,saya bisa lihat, pengemudi mobil kijang tua warna putih itu seorang bapak-bapak sudah sepuh, umurnya sekitar tujuh puluhan, duduk disebelahnya seorang ibu-ibu tua umurnya juga hampir seusia,” kata Steven.
Pandangan kedua orang yang ada didalam mobil kijang misterius itu, ungkap Steven, terlihat kosong, mereka tidak menoleh sama sekali kearahnya.
“Mereka menatap lurus kedepan, tapi pandangannya kosong, gak ada ekspresi babar blas,” tandasnya.
Yang bikin bulu kuduknya merinding waktu itu, tambah Steven, wajah bapak dan ibu tua itu terlihat putih pucat seperti orang yang habis diberi bedak.
Bibir mereka juga terlihat tidak seperti manusia, bibirnya terlihat melebar sedikit keatas berwarna kecoklatan.
“Wajahnya itu seram, dingin dan bibirnya koq beda kayak kita,”jelasnya.
Sepintas Steven juga sempat melihat pakaian yang dikenakan keduanya, yakni baju berwarna putih tapi model tahun 70-an.
“Bajunya itu sama warnanya putih, tapi modelnya itu jadul kayak yang biasa dipakai bapak ibu atau simbah-simbah kita dulu,” tutur Steven.
Selama menyaksikan penampakan itu, ujar Steven, dirinya benar-benar diliputi rasa ketakutan bercampur heran dan penasaran.
Bahkan dia nyaris kehilangan kendali mobilnya, karena dia terpaku dengan penampakan tersebut.
“Piye ya mas, antara takut, heran, penasaran jadi satu, sampai setir mobil sempat menggeloyor ke kanan, untung jalan sepi,” cetusnya.
Penampakan mobil misterius itu menghilang, setelah terkena sorot lampu mobil dari arah belakang.
“Setelah papasan dengan mobil saya, mobil misterius itu tiba-tiba ilang, setelah dari belakang ada sorot lampu mobil lain,” katanya.
Setelah melihat penampakan mobil misterius yang melaju berlawanan arah dijalur yang sama diruas tol itu, Steven langsung memacu kencang mobilnya.
“Sampai di gerbang tol Banyumanik,saya sempat lapor ke petugas tol, tanya koq bisa ada mobil masuk tol melawan arah, masuknya dari mana?” ucap Steven mengulang pertanyaannya kepada petugas tol waktu itu.
Petugas tol yang mendapat laporan darinya saat itu hanya menjawab singkat, akan segera melakukan pengecekan.
Ternyata penampakan mobil tua misterius itu, tak hanya dilihat oleh dirinya saja, beberapa temannya juga pernah punya pengalaman yang sama dengannya.
“Lokasi dan penampakannya sama persis dengan yang saya lihat,“ tandasnya.
Kini, jalan tol Semarang-Ungaran semakin ramai, apalagi telah tersambung dengan tol Jawa Timur.
Cerita tentang penampakan mobil misterius kijang tua warna putih juga sudah tak pernah terdengar lagi.
“Tapi setiap kali lewat situ, apalagi kalau pas malam hari, bayangkan penampakan mobil tua warna putih melawan arah, dengan penumpangnya yang sudah sepuh-sepuh tanpa ekspresi, masih teringat sampai sekarang,” kenang Steven mengakhiri kisahnya. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi