RADARSEMARANG.ID - Kota Semarang pernah memiliki sebuah objek wisata yang cukup populer pada medio tahun 2007"an yakni Taman Wonderia yang berlokasi di Jalan Sriwijaya, Semarang Selatan.
Beragam wahana permainan ada di taman Wonderia, membuat tempat wisata ini tak pernah sepi dari pengunjung baik dari dalam kota Semarang maupun luar kota Semarang.
Karena itu tak mengherankan, jika Taman Wonderia menjadi tempat wisata favorit warga kota Semarang, karena tak hanya lengkap wahana permainannya namun juga lokasinya yang strategis, berada tak jauh dari jantung kota Semarang, Simpang Lima.
Namun, sinar Taman Wonderia sebagai obyek wsiata favorit memudar, setelah beberapa kali insiden kecelakaan wahana permainannya yang menyebabkan jatuhnya korban pengjunjung.
Puncak dari insiden itu adalah tahun 2017 yang memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memutuskan menghentikan operasional Taman Wonderia. Sejak itulah Wonderia tutup dan hingga menjadi tempat yang tak terawat.
Semak-semak dan rerumputan tinggi terlihat memenuhi sebagian area eks Taman Wonderia yang memiliki lahan seluas 3 hektar itu.
Pepohonan besar yang menjulang tinggi dan makam di dalam area Taman Wonderia, membuat kesan mistis.
Meski sudah hampir delapan tahun tutup, namun kenangan akan Taman Wonderia itu masih membekas bagi siapapun yang pernah ke sana, termasuk mantan pekerjanya yang dulu pernah bekerja di Taman Wonderia.
Salah satunya adalah Ika, warga Jomblang, yang mengaku pernah bekerja di Taman Wonderia sekitar tahun 2009 atau dua setelah beroperasi.
"Kalo gak salah tahun 2009 saya kerja di situ, saya di tugaskan di bagian permainan games"kenang ika.
Selain bertugas di bagian permainan games, dia juga seminggu tiga kali di tugaskan menjaga wahana permainan roller coaster yakni pada hari Senin, Selasa dan Kamis.
Cerita horor yang di alaminya, tambah Ika, biasanya terjadi usai bertugas menjaga wahana permainan roler coaster.
"Nah setelah mau tutup jam operasional, kita yang di tugaskan kan harus nunggu, sampai teknisi datang mematikan alat permainan dan lampu, baru kita bisa meninggalkan wahana"cerita ika.
Setelah pengunjung semua pulang itulah dan suasana mulai sepi, hanya ada karyawan yang kebagian jaga wahana yang lokasinya berjauhan itulan cerita horor di mulai.
Hari kamis malam atau malam Jumat, ungkap Ika, hawa yang di rasakan agak berbeda di banding hari biasanya.
Baca Juga: Bikin Merinding, Drivel Ojol di Semarang Ini Mengaku Pernah Dihadang 'Perempuan Ngesot' di Tengah Jalan
"Setiap pas jaga kamis malam itu hawanya beda, terasa banget terutama di atas jam 7 malam saat pengunjung sudah mulai meninggalkan lokasi."cetusnya.
Ketika suasana mulai sepi dan jam operasional selesai itulah, penampakan horor di mulai.
"Saat sendiri itulah saya yang ngawasi wahana roler coaster, saya sering di tampaki simbah-simbah perempuan, memakai baju warna putih, duduk persis di bawah roler coaster itu"ceritanya.
Simbah tua yang berpenampilan dengan penutup kepala itu, ungkap Ika, selalu duduk membelakangi dirinya dan muncul setiap kamis malam.
"Gak pernah memperlihatkan wajahnya secara jelas, hanya terlihat wajah dari samping kelihatan sudah simbah-simbah, rambutnya meski pakai kerudung terlihat berwarna putih agak perak, selalu membelakangi saya. Dari tempat saya berdiri hanya berjarak kurang lebih sepuluh meteran dan saya saya cuma bisa diam, gak bisa ngapa-ngapain"ungkapnya.
Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN, TNI dan Polri Tercantum Perpres 79 Tahun 2025, Berikut Rincian Gaji Tentara 2025 dan Tunjangannya Sesuai Pangkat
Penampakan simbah-simbah perempuan itu biasanya akan menghilang,seiring datangnya teknisi yang akan mematikan mesin dan lampu wahana.
"Kalau masnya teknisi datang itu tiba-tiba menghilang, tapi selalu muncul dan duduknya ya persis di bawah wahana roler coaster itu, gak pernah di tempat lain"tuturnya.
Karena tanggung jawabnya menjaga wahana roler coaster sampai teknisi datang mematikan mesin dan lampu datang, mau tidak mau dia tetap stay, meski tak jauh dari tempatnya berdiri ada penampakan.
"Waktu itu awal-awalnya ya kaget dan takut banget,tapi mau gimana lagi, karena kerja ya kudu di kerjakan, tapi karena sering lihat, lama-lama jadi terbiasa dan sudah siap di lihatin terutama pas kamis malam atau malam jumat"imbuhnya.
Selain di wahana roler coaster,tambah ibu berputra satu ini, wahana rumah hantu adalah salah satu spot yang seringkali muncul penampakan. Namun, dia mengaku tidak pernah secara langsung melihat penampakannya.
"Yang pernah di lihatin itu pengunjung, waktu itu dari Surabaya dia sendirian masuk ke dalam wahana rumah hantu, nah setelah keluar dari wahana itua dia cerita, mbak tadi pocongnya ada dua ya, serem juga salah satu pocongnya"ceritanya.
Baca Juga: Gaji Pensiunan 2025 Ikut Naik? Ini Isi Perpres 79 Tahun 2025 Soal Kenaikan Gaji ASN
Mendengar cerita pengunjung itu Ika dan teman-temannya sempat kaget, karena setahu mereka di wahana rumah hantu hanya ada satu boneka hantu poncong.
"Kita saling bertanya-tanya waktu itu, khan yang di dalam cuma satu boneka pocongnya, terus yang satu itu....."tuturnya mengenang percakapan dirinya dengan teman sekerjanya waktu itu.
Itulah pengalaman horor yang di alami Ika saat bekerja di obyek wisata Taman Wonderia, Semarang. (sls)