Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Penampakan Ular Kendang yang Tidak Bisa Difoto Bikin Geger Warga saat Kebakaran TPA Jatibarang Semarang

Figur Ronggo Wassalim • Minggu, 5 November 2023 | 17:33 WIB

 

Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang Semarang menyimpan banyak sisi mistis. Beberapa kejadian di luar nalar dijumpai di tempat tersebut.

Salah seorang warga Dusun Bambankerep RT 5 RW 4, Kedungpane, Kecamatan Mijen, Tarno, 76, menceritakan, TPA yang dibangun pada 1994 saat pemerintahan Wali Kota Soetrisno Soeharto ini sebelumnya merupakan hamparan hutan, tebing dan jurang.

Banyak pepohonan seperti pisang, nangka, durian ditanam di tempat tersebut.

"Dulu sebelum jadi TPA, di sini tempat pembuangan jin, kalau ada orang kerasukan, jinnya dibuang di sini," jelasnya.

Entah benar atau tidak, akibat masuknya berbagai macam jin, kadang-kadang warga berjumpa penampak gaib.

"Saya sering menjumpai ular pakai topi, ular pakai jengger ketika bertani sebelum ada TPA ini," katanya.

 Baca Juga: Helikopter Water Bombing Diterjunkan Padamkan Kebakaran TPA Jatibarang Semarang

Kejadian aneh juga ditemui Tarno saat TPA Jatibarang terbakar pada 18 September 2023 lalu.

Pada malam Kamis setelah kebakaran, dirinya bersama anaknya menengok ke deretan kandang sapi yang terbakar.

Di puing-puing kandang tersebut, ia menempatkan peliharaannya yang lolos dari api.

"Sapi saya masuk angin, biasanya saya minumkan garam dan jahe emprit, agar bisa berdiri," katanya.

Setelah istirahat, ia menengok ke arah kanan. Ternyata ada ular yang panjangnya sekitar satu meter. Konon, orang-orang setempat menyebutnya sebagai ular kendang.

"Bentuknya seperti kendang, warnanya abu-abu rupanya seperti manusia," katanya.

Tarno lantas menyorot ular tersebut dengan senter. Ia juga berusaha memotretnya menggunakan handphone.

Entah karena apa, tiga kali ia coba jepretkan kamera handphoe ke arah ular tersebut, tapi semua gagal. Handphone seolah ngadat tak mau memfoto.

Ia lantas hanya berdoa agar ular tersebut tidak sampai mengganggunya. Secara perlahan, ular tersebut lantas turun ke sungai dan menghilang.

Warga bersama petugas yang siaga menanggulangi kebakaran sempat menggelar selamatan.

"Ada yang ingkung, burung merpati, penanaman tebu, dan selametan lainnya sudah dilakukan hampir lengkap, harapannya tidak ada lagi kebakaran," katanya.

Diceritakannya, pada malam kedua kebakaran juga ada cerita aneh. Seorang anggota BPBD Kota Semarang melihat ada api menyala. Berupa lingkaran dan sempat difoto.

Tapi ketika didekati untuk dipadamkan, api tersebut sudah hilang. Warga menduga itu juga api gaib. "Kalau orang dulu menyebutnya kemamang atau banaspati," katanya.

Yang lain, di atas zona I terdapat kebun yang luas. Sempat ada empat anak berfoto di lokasi tersebut.

Tapi ketika dilihat hasilnya, hanya ada tiga anak yang terjepret kamera. "Tidak apa-apa, itu ditutupin oleh jin," katanya. (fgr/ton)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#TPA Jatibarang #di luar nalar #mistis