Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mencegah Bullying dengan Tutor Sebaya melalui Layanan Bimbingan Kelompok

Tasropi • Senin, 9 Oktober 2023 | 19:16 WIB

 

Durotun Nafisah, S.Pd
Durotun Nafisah, S.Pd

RADARSEMARANG.ID, Perilaku masyarakat saat ini sedang mengalami perubahan terutama dalam bidang pendidikan. Para siswa mengalami penurunan karakter.

Salah satunya adalah perilaku yang menyimpang. Perilaku menyimpang adalah perilaku tidak sesuai tatanan norma di masyarakat, sehingga  perilaku yang dilakukan adalah perilaku tercela dan meresahkan.

Seperti yang kita ketahui berita-berita di media massa saat ini sedang dihebohkan tentang perilaku menyimpang yang dilakukan oleh pelajar yaitu bullying.

Menurut Olweus (2012:171), bullying didefinisikan sebagai sebuah tindakan atau perilaku agresif yang sengaja dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang secara berulang-ulang dari waktu ke waktu terhadap korban yang tidak dapat mempertahankan dirinya.

Faktor penyebab bullying adalah faktor dari dalam diri pelaku seperti gangguan emosi, faktor keluarga, teman sebaya, dan faktor dari diri korban bully.  

Maraknya kasus bullying yang dilakukan pelajar saat ini menjadi pemikiran yang sangat serius, bagaimana untuk mencegah bullying agar tidak terjadi di kalangan pelajar.

Karena jika terjadi bullying terjadi di sekolah, sangat berbanding terbalik dengan harapan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman.

Dan bagi siswa sekolah tempat untuk belajar, mencari ilmu, bersosialisasi dengan teman tanpa ada kekerasan.

Salah satu indikasi terjadinya bullying di sekolah adalah siswa membentuk sebuah geng, dimana siswa memilih teman-teman yang memiliki kesamaan perilaku, minat, dan selera untuk menindas individu atau teman yang dianggap lebih lemah.

Dengan melihat fenomena yang terjadi tersebut, ada indikasi beberapa siswa SMAN 1 Temanggung mengarah pada perilaku bullying verbal, maka diperlukan upaya pencegahan agar tidak terjadi bullying baik verbal maupun fisik di sekolah.

Upaya yang dilakukan adalah membentuk kelompok tutor sebaya melalui layanan bimbingan kelompok.

 

Menurut Ahdiyat (2014:8) di dalam proses pembelajaran kelompok tutor sebaya akan terjadi interaksi positif antara yang satu dengan yang lain saat bekerja sama memecahkan berbagai masalah yang diberikan oleh guru secara berkala. Sehingga terjadi sikap kreatif, kritis, kerjasama, disiplin, tanggung jawab serta jujur.

Dalam hal ini kelompok tutor sebaya terdiri dari beberapa siswa yang sudah memiliki pemahaman tentang materi bullying.

Untuk pembentukan kelompok, memilih siswa yang membentuk geng yang mengarah pada perilaku bullying.

Juga terdiri dari siswa ter-bully menjadi satu kelompok untuk mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan tutor sebaya.

Baca Juga: Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Tutor Sebaya

Tahapan dari layanan bimbingan kelompok dengan tutor sebaya adalah pertama,  tahap perencanaan yaitu menentukan permasalahan bullying yang akan dibahas dan diselesaikan, kemudian menyusun tujuan bersama sehingga siswa berdiskusi dan mempererat hubungan sosial mereka.

Kedua, tahap pelaksanaan. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang dalam satu kelompok terdiri dari pembuly, terbully dan siswa yang sudah memahami tentang bullying untuk menyelesaikan masalah yang dibahas, kemudian siswa yang lebih memahami sebagai tutor tentang bullying kepada siswa yang mempunyai perilaku mengarah pada bullying.

Ketiga, tahap evaluasi  yaitu setelah menerapkan kelompok tutor sebaya, guru melihat perkembangan dari siswa dalam memahami materi. Setelah siswa memahami materi bullying tentang bahaya dan risikonya, diharapkan tidak ada siswa yang melakukan bullying di sekolah.

Sehingga sesuai harapan bahwa lingkungan sekolah merupakan lingkungan yang aman, nyaman, ramah dan menyenangkan  untuk menuntut ilmu. Siswa memperoleh masa depan yang cerah dan gemilang. (fu/lis)

 

Oleh : Durotun Nafisah, S.Pd

Guru BK SMAN 1 Temanggung

Editor : Agus AP
#TUTOR SEBAYA #Bimbingan Kelompok