Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar PPKn dengan Wordwall

Tasropi • Kamis, 14 September 2023 | 17:35 WIB

 

Ipda Fuji Yulisismiatun
Ipda Fuji Yulisismiatun

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran pada abad 21 ini sangat berbeda dengan pembelajaran pada era sebelumnya. Pada saat ini pembelajaran telah ditentukan oleh suatu standar.

Pembelajaran yang berpusat pada guru bertransformasi menjadi siswa. Guru harus memiliki gambaran tentang apa yang ingin berikan kepada peserta didik dan tujuan yang jelas.

Kolaborasi juga hadir dalam pembelajaran abad 21, sebuah kemajuan yang mengubah cara kita bekerja, bersosialisasi, bermain dan belajar.

Abad ke-21 ditandai dengan otomatisasi tugas sehari-hari, mulai dari manusia hingga mesin, atau yang biasa kita sebut dengan gadget.

Perkembangan teknologi telah mengubah berbagai aktivitas dalam kehidupan, termasuk bidang pendidikan.

Pendidik dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajarannya. Perkembangan teknologi telah banyak menghasilkan inovasi-inovasi baru untuk menunjang proses pembelajaran, terutama mata pelajaran PPKn.

Apalagi PPKn merupakan pelajaran yang menurut peserta didik adalah pelajaran yang sulit untuk dihafalkan, apalagi dipahami.

Sehingga peserta didik berkesimpulan pelajaran yang sangat membosankan dan tidak menarik untuk dipelajari.

Disamping guru yang menggunakan metode ceramah dan teori – teori saja tanpa disertai variasi dalam proses pembelajaran.

Maka penulis sebagai pendidik mata pelajaran PPKn berusaha  untuk melaksanakan  perubahan pada proses  pembelajaran agar menarik dan  membawa perubahan besar dalam pembelajaran PPKn sehingga diminati peserta didik.

Yaitu dengan menerapakan aplikasi Wordwall pada KD.3.21 Menganalisis nilai-nilai Pancasila terkait dengan kasus - kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Wordwall menurut Wagstaff (1995:5) adalah sebuah media pembelajaran yang harus digunakan bukan hanya ditampilkan atau dilihat, media ini dapat didesain untuk meningkatkan kegiatan kelompok belajar dan juga dapat melibatkan peserta didik dalam  pembuatannya secara aktif.

Sedangkan menurut Fanny (2020), wordwall game kuis akan optimal jika didukung oleh media dalam pembelajaran, khususnya media yang berbasis ICT.

Karena dengan menggunakan teknologi akan dapat memberikan semangat dalam proses pembelajaran.

Sehingga peserta didik tidak merasa bosan dan berusaha menjawab secara optimal dengan perasaan senang dan menantang untuk mendapatkan nilai di atas KKM.

Karena di dalam Wordwall dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran ataupun menjadi sumber belajar interaktif yang menyediakan template, seperti kuis, menjodohkan, memasangkan pasangan, anagram, acak kata, pencarian kata, dan mengelompokkan.

Peserta didik dapat memilih game sesuai keinginan masing - masing di Wordwall. Selain game utama yang harus dimainkan oleh peserta didik .

Dengan menggunakan media web Wordwall ini, siswa dapat mengembangkan keterampilan membaca dan menulis secara kritis dan aktif.

Adapun kelebihan media web Wordwall menurut Wagstaff (1999:7) ada beberapa kelebihan dan kekurangannya.

Antara lain: pertama, media bersifat fleksibel, dapat digunakan untuk berbagai tingkatan pada siswa.

Kedua, menarik dan tidak monoton. Ketiga, bersifat kreatif dan mampu meningkatkan minat siswa dalam belajar  PPKn.

Selain kelebihannya tentu ada beberapa kekurangan dari media web Wordwall ini. Pertama, membutuhkan waktu yang lebih untuk membuatnya. Kedua, media ini hanya dapat dilihat karena berupa media visual.

Langkah-langkah untuk membuat  kuisnya pada Wordwall adalah: pertama, masuk ke  google ketik https://word wall. Kedua, klik daftarlah untuk memulai membuat.

Ketiga, mendaftar ke akun Basic dan klik aktivitas saya. Keempat, memilih template.   Kelima, ketik soal dan jawaban  lalu simpan.

Keenam, salin link untuk di bagikan ke peserta  didik melalui WhatsApp group, dan peserta didik mulai mengerjakan kuis atau soal yang ada di dalamnya peserta didik dapat memilih macam kuis dengan model template yang tersedia  di Wordwall dan mencatat skor yang diperoleh.

Penulis sebagai pendidik sudah melaksanakan di semua kelas XII SMK Negeri 1 Tegal dari jurusan APH, Kecantikan, Tata Boga, dan Tata Busana, terbukti semua peserta didik termotivasi dan semangat mengerjakan kuis yang diberikan, dan rata-rata mendapat nilai  baik di atas KKM.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi Wordwall dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar  PPKn peserta didik SMK Negeri 1 Tegal. (on/aro)

 

Oleh: Ipda Fuji Yulisismiatun

 Guru Mapel PPKN SMK Negeri 1 Tegal

Editor : Agus AP
#Hasil Belajar PPKn #Pembelajaran Abad 21 #Ipda Fuji Yulisismiatun #game