IPA merupakan salah satu mata pelajaran dengan disiplin ilmu yang kompleks. Keilmuannya bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran IPA pada jenjang SMP, lebih menekankan pemberian langsung untuk mengembangkan kompetensi peserta didik agar dapat menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah.
Pembelajaran IPA SMP dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science yang memadukan berbagai aspek, yaitu domain sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Hal tersebut berguna untuk memberikan kemudahan peserta didik untuk melakukan kegiatan belajar secara aktif dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.
Pembelajaran IPA idealnya ditunjang dengan pengamatan dan percobaan. Sehingga dapat memberikan pemahaman konsep yang kuat bagi peserta didik. Hal ini dijabarkan pada materi pembelajaran IPA kelas sembilan tentang Sistem Reproduksi Manusia.
Dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 35 Semarang terdapat beberapa problem. Permasalahan terjadi adalah tentang pembelajaran pada umumnya, yaitu dominan masih berpusat pada metode ceramah. Selain itu, cara penyajian materi kurang menyenangkan dan kurang melibatkan peserta didik. Sehingga hasil belajar peserta didik kurang maksimal.
Dibuktikan dengan nilai rata-rata masih rendah dan tingkat ketuntasan tidak sesuai harapan. Hasil belajar tidak memuaskan sesuai dengan nilai rata-rata yang tidak memenuhi KKM dan persentase ketuntasan yang tidak memenuhi ketuntasan minimal. Penulis mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut dengan metode gallery walk.
Silberman (2009: 264) mengungkapkan bahwa Gallery Walk atau galeri belajar merupakan suatu cara melihat, menilai dan mengingat apa yang telah siswa pelajari selama ini. Dengan cara mendiskusikan hal-hal yang mencakup pengetahuan baru dalam pembelajaran yaitu hal-hal yang ditemukan pada saat diskusi kelompok ditulis dalam kertas plano, kemudian ditempel di dinding kelas untuk dilihat kelompok lain.
Masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan memberikan kontribusi dan mendengarkan pandangan serta pemikiran anggota lainnya. Langkah-langkahnya, pertama, peserta didik dibagi beberapa kelompok (terdiri 4-6 orang). Kedua, setiap kelompok diberi kertas plano atau flip cart.
Ketiga, peserta didik diberikan studi kasus sesuai dengan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran untuk penentuan topik/tema. Keempat, peserta didik diminta berdiskusi mengenai materi Sistem Reproduksi Manusia. Kelima, peserta didik diberikan kesempatan menyiapkan hasil karyanya untuk dipamerkan.
Keenam, masing-masing kelompok bergantian mengamati hasil karya kelompok lain dan memberikan komentar. Ketujuh, peserta didik mempresentasikan hasil karya kelompoknya. Kedelapan, guru memberi kesempatan membahas pertanyaan yang diajukan kelompok lain serta mempresentasikan kembali materi. Terakhir, peserta didik bersama guru menyimpulkan hasil kegiatan pembelajaran.
Setelah menggunakan metode pembelajaran gallery walk pada mata pelajaran IPA, didapatkan hasil bahwa metode tersebut terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil belajar peserta didik awalnya rendah berubah menjadi lebih baik. Hasil belajar peserta didik meningkat secara maksimal sesuai harapan. (ipa2/fth)
Guru SMP Negeri 35 Semarang Editor : Agus AP