Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mempelajari Tokoh Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dengan “Tega”

Agus AP • Kamis, 8 Juni 2023 | 18:11 WIB
Kumariyah,S.Pd
Kumariyah,S.Pd
RADARSEMARANG.ID, Dalam menyampaikan materi pembelajaran pada siswa, guru selalu berkeinginan agar apa yang disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh siswa.

Hal tersebut mendorong guru agar berinovasi untuk menggunakan strategi dalam melaksanakan pembelajaran. Sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa.

Karena jika siswa kurang aktif dan bosan, maka pemahaman materi menjadi kurang. Pemahaman yang rendah berdampak pada capaian hasil belajar yang rendah pula.

Apabila hasil belajar rendah, maka dapat diindikasikan bahwa pembelajaran yang kita laksanakan belum berhasil. Guru perlu mengkaji apa saja yang harus diperbaiki dalam pembelajaran. Misalnya model, metode maupun media pembelajaran.

Pada pembelajaran tematik muatan IPS kelas VI SD Negeri Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, terdapat kompetensi memahami makna proklamasi yang di dalamnya memuat materi tokoh proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Materi ini sebenarnya tidak begitu sulit, namun masalah muncul di saat siswa hanya mampu menghafal nama tokoh dan tidak memahami visual serta peran tokoh tersebut.

Saat mengerjakan evaluasi dari guru, siswa hanya asal mengerjakan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode permainan “tega” alias tebak gambar.

Sanjaya (2016:147) menjelaskan bahwa metode pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal.

Metode permainan tebak gambar mengunakan gambar-gambar yang digunakan dalam penyajian materi pelajaran untuk melatih daya nalar dan kecermatan siswa dalam mempelajari tokoh proklamasi.

Sebelum melaksanakan pembelajaran, guru harus mempersiapkan gambar atau visual masing-masing tokoh dan lembaran kertas yang berisi data dan peran masing-masing tokoh proklamasi.

Metode tega ini sangat mudah diterapkan dalam pembelajaran di kelas, karena bahan ajar dan peralatan yang kita butuhkan dapat kita peroleh dengan mudah. Untuk gambar tokoh kita bisa di-download dan kita cetak lalu tempelkan pada kertas karton atau bufalo.

Kegiatan pembelajaran dengan metode tega ini diawali dengan kegiatan literasi dengan membaca teks yang berisi penjelasan masing-masing tokoh yang disertai visual tokoh tersebut. Kegiatan ini dilakukan secara individu. Siswa diberi waktu yang cukup agar tidak terburu –buru dalam membaca.

Langkah berikutnya, meminta siswa maju ke depan untuk menebak gambar sesuai nama tokoh dan peran tokoh proklamasi. Setiap siswa diberi waktu maksimal 5 menit.

Batasan waktu di sini dimaksudkan agar siswa dapat mengerjakan cepat dan tepat. Kegatan ini dapat diimplementasikan pada kelas dengan jumlah siswa sedikit, tetapi juga fleksibel apabila diterapkan pada kelas dengan siswa berjumlah banyak yaitu dengan mengerjakan secara berkelompok.

Setelah menganalisis hasil pekerjaan dan nilai yang diperoleh siswa, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tokoh proklamasi kemerdekaaan Indonesia dengan metode permainan tebak gambar dapat memotivasi siswa untuk lebih semangat dan terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Sehingga suasana belajar menjadi menyenangkan dan hasil belajar dapat meningkat. (pai1/aro)

Guru SD Negeri Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang Editor : Agus AP
#Tega #kemerdekaan indonesia #Mempelajari Tokoh Proklamasi #Guru SD Negeri Kebumen #Kumariyah