Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Menciptakan Pelajar Pancasila dengan Inovasi

Agus AP • Selasa, 1 November 2022 | 22:29 WIB
Ida Nurkhayati, S.Kom
Ida Nurkhayati, S.Kom
RADARSEMARANG.ID, Belajar, bisa dilakukan dimana saja. Kebijakan Merdeka Belajar lebih teraktualisasi pada proses kegiatan belajar saat ini. Di mana guru dan siswa merdeka menentukan metode, media dan sumber belajarnya. Tantangan di masa depan siap di dihadapi generasi yang memiliki karakter.

Inovasi pembelajaran adalah salah satu cara mengembangkan karakter Pelajar Pancasila. Disrupsi teknologi harus dilandasi dengan filosofi Pancasila. Yaitu mengambil nilai-nilai positif dari pemanfaatan teknologi untuk proses pembelajaran yang dipimpin oleh pada pendidik. Sehingga menjadi pemicu dalam menjaga semangat belajar tetap terjaga.

Mindset belajar bukan lagi tentang proses interaksi langsung antara peserta didik dan pendidik. Melainkan bergeser menjadi proses tunggal mencari tahu dari segala sumber.

Sebagai generasi neo-milenial, mereka memiliki kecenderungan individualistis, berjiwa bebas, mampu multitasking, dan sangat akrab dengan teknologi. Otomatis, peserta didik akan mudah larut pada pusaran disrupsi. Pendidikan secara umum akhirnya mengalami pergeseran karena disrupsi pembelajaran.

Dalam kegiatan pembelajaran, pendidik berperan membawa arah pembelajaran lebih efektif dan optimal. Seorang pendidik bukan hanya dituntut mengajarkan materi dan mengutamakan kognitif siswa saja. Tetapi menggali potensi diri siswa untuk memiliki nilai karakter Pancasila dan mencerminkan profil Pelajar Pancasila.

Kebiasaan kecil seperti melatih keikhlasan membantu orang lain, menggalang donasi setiap hari Jumat dapat menumbuhkan perilaku baik siswa. Siswa diharapkan dapat menjaga budaya luhur, lokalitas dan identitas serta berpikiran terbuka. Siswa bisa mempertahankan budayanya sendiri tanpa harus menolak atau tidak menghargai budaya lain.

Dalam Rangkaian tujuan pembelajaran di SMAN 2 Magelang disusun secara logis berdasarkan capaian pembelajaran dengan urutan alur pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Alur ini disusun linear. Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar SMA Negeri 2 Magelang.

Melalui projek yang memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, untuk menguatkan berbagai kompetensi. Projek didesain agar peserta didik dapat melakukan investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Peserta didik bekerja dalam periode waktu yang telah dijadwalkan untuk menghasilkan produk atau aksi.

Dalam menentukan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tetap mengacu kepada dimensi, elemen, dan sub-elemen Profil Pelajar Pancasila dengan mempertimbangkan aspek berpusat pada peserta didik.

Dimana bahan pembelajaran projek dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan, minat dan perkembangan peserta didik sesuai fase, elemen dan sub-elemen dari dimensi Profil Pelajar Pancasila. Aspek holistik, bahan pembelajaran projek dikembangkan dengan memperhatikan tema secara utuh dan melihat keterhubungan dari berbagai hal untuk memahami sebuah isu secara mendalam.

Aspek kontekstual, bahan pembelajaran projek dikembangkan berdasarkan pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian. Aspek Eksploratif, bahan pembelajaran projek dikembangkan dengan semangat membuka ruang yang lebar bagi proses inkuiri, pengembangan diri dan memiliki area eksplorasi yang luas dari segi jangkauan materi pelajaran, alokasi waktu, dan penyesuaian dengan tujuan pembelajaran, serta dikembangkan secara sistematis dan terstruktur.

Pendidik berperan aktif dalam memotivasi siswa agar dapat bekerjasama yang baik. Selain itu pendidik dapat melatih kemandirian siswa misalnya dengan mengumpulkan tugas tepat waktu memulai kegiatan belajar mengajar tepat waktu. (kj2/fth)


Guru SMAN 2 Magelang Editor : Agus AP
#pelajar pancasila #INOVASI #SMAN 2 Magelang #Ida Nurkhayati #Guru SMAN 2 Magelang