Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Memunculkan Semangat Belajar Rantai Makanan dengan Diorama Sederhana

Agus AP • Selasa, 12 April 2022 | 21:07 WIB
Blita Rosalina, S.Pd
Blita Rosalina, S.Pd
RADARSEMARANG.ID, Pendidikan merupakan pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian (Wikipedia). Dalam kehidupan masyarakat pendidikan biasa diperoleh melalui pendidikan formal atau bangku sekolah. Anak-anak mendapatkan pendidikan formalnya dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi.

Di sekolah anak-anak diajarkan mengenal berbagai hal. Menulis, menghitung, bersikap, mengenal agama, dan lain sebagainya. Mereka dibantu pendidik (guru) melalui proses pembelajaran. Pembelajaran berkualitas sangat tergantung dari motivasi peserta didik dan kreativitas pendidik.

Kondisi pembelajaran di Kelas 5 SDN 1 Turunrejo Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal ternyata peserta didik kurang bersemangat mengikuti pembelajaran. Khususnya pembelajaran IPA materi rantai makanan. Mereka kurang memiliki rasa ingin tahu akan materi rantai makanan. Salah satu penyebabnya pembelajaran dilakukan hanya dengan memutarkan video pembelajaran rantai makanan, menampilkan slide PPT contoh gambar rantai makanan.

Kemudian peserta didik diminta membuat gambar contoh rantai makanan di kertas. Meski sudah berbasis IT, namun pembelajaran masih dirasa kurang menarik dan kurang mengaktifkan peserta didik. Sehingga perolehan nilai peserta didik kurang dari nilai KKM.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibuatlah pembelajaran inovatif dan memotivasi peserta didik dengan menggunakan media menarik. Salah satunya Pembelajaran Rantai Makanan dengan Menggunakan Media Diorama Sederhana.

Media Diorama adalah pemandangan tiga dimensi dalam ukuran kecil untuk memperagakan atau menjelaskan suatu keadaan atau fenomena yang menunjukkan aktivitas (Yudhi Munadi,2013:109). Rantai makanan adalah sebuah peristiwa makan dan dimakan antara sesama makhluk hidup dengan urutan-urutan tertentu. Diorama Rantai Makanan merupakan alat peraga pembelajaran berupa miniatur tiga dimensi berisi pemandangan yang menggambarkan atau menjelaskan aktivitas yang menunjukkan peristiwa makan dan dimakan antar makhluk hidup dengan urutan tertentu.

Diorama rantai makanan ini dapat digunakan peserta didik untuk memahami materi rantai makanan dengan mudah. Menanamkan pengalaman belajar yang bermakna. Jadi peserta didik selalu mengingat apa yang telah mereka pelajari. Peserta didik dapat mengetahui pengertian rantai makanan, mengenal komponen-komponen rantai makanan, mengetahui urutan proses terjadinya rantai makanan, dan dapat praktek langsung membuat urutan rantai makanan.

Media diorama memiliki banyak manfaat dan kelebihan. Moedjiono dalam Daryanto 2010: 29 mengungkapkan kelebihan media tiga dimensi juga dimiliki media diorama. Yakni a) Memberikan pengalaman secara langsung, b) Penyajian secara konkret dan menghindari verbalisme, c) Menunjukkan objek secara utuh baik konstruksi maupun cara kerjanya, d) Memperlihatkan struktur organisasi secara jelas, e) Menunjukkan alur suatu proses secara jelas.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan media diorama yaitu diorama sebaiknya menampakkan secara nyata apa yang akan dijelaskan melalui, tidak terlalu ramai tetapi jelas sasarannya, memiliki daya tarik bagi peserta didik, dan diorama harus dikaitkan dengan pelajaran yang sedang dijelaskan. Langkah membuat diorama) menentukan ide diorama yang dibuat, 2) mendesain pemandangan diorama, c) memilih komponen yang digunakan, d) membuat rencana cerita untuk penggunaan diorama.

Dengan media diorama rantai makanan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan rasa ingin tahu peserta didik dalam pembelajaran IPA. Terutama pada materi rantai makanan. Media ini dapat digunakan di kelas tinggi. Dalam praktik pembelajaran, diorama rantai makanan digunakan sebagai alat bantu peserta didik kelas 4 dan 5 dalam mempelajari materi rantai makanan.

Pada kelas 4 digunakan dalam KD 5.1 Mengidentifikasi beberapa jenis hubungan khas (simbiosis) dan hubungan “makan dan dimakan” antar makhluk hidup (rantai makanan) dan 5.2 Mendeskripsikan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Pada kelas 5 digunakan dalam KD 3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan rantai/jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar dan 4.5 Membuat karya tentang konsep rantai atau jaring makanan dalam suatu ekosistem. (kd/fth)



Guru SD Negeri 1 Turunrejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal Editor : Agus AP
#Diorama Sederhana #Blita Rosalina #Memunculkan Semangat Belajar #Kabupaten Kendal #Guru SD #Rantai Makanan #Kecamatan Brangsong #SD Negeri 1 Turunrejo