Pelayanan Pemeriksaan Gratis Kabupaten Semarang Terbaik Se Jateng

Maria Novena Sinduwara • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:33 WIB

 

Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat menerima penghargaan dalam acara Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat menerima penghargaan dalam acara Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah.

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Pemerintah Kabupaten Semarang terima tiga penghargaan sekaligus pada momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah.

Apresiasi tersebut diberikan karena pencapaian pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Semarang.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan cek kesehatan gratis (CKG) dilaksanakan di 26 puskesmas yang ada di Kabupaten Semarang.

Dari sasaran 1.107.450 penduduk, hingga 13 Agustus 2026 sebanyak 697.318 orang atau 63 persen telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Baca Juga: 11 Kepala Daerah Jateng Raih Penghargaan Kinerja Daerah

Capai tersebut terdiri atas 13.190 atau 80,5 persen bayi baru lahir, 59.707 atau 63,3 persen balita dan anak prasekolah, 132.782 atau 77,5 persen usia sekolah dan remaja, 385.792 atau 58,3 persen dewasa, dan 105.847 atau 64,8 persen lansia.

Hasil capaian tersebut sudah mencapai 116,6 persen dari target tahunan. Melampaui target sebanyak 99.295 orang. 

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Semarang mengucapkan selamat hari jadi ke 81 untuk Provinsi Jawa Tengah. Semoga Provinsi Jawa Tengah semakin maju tetap kondusif dan juga masyarakat semakin sejahtera. Bagi kami, CKG ini penting karena mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini, sehingga faktor risiko maupun penyakit dapat diketahui dan ditangani lebih awal,"jelasnya. Rabu (19/8).

Selain CKG, penghargaan Indeks Daya Saing Daerah atau IDSD Kabupaten Semarang juga mencatat capaian yang baik.

Diketahui dalam Indeks Daya Saing Daerah atau IDSD tahun 2025, nilai IDSD Kabupaten Semarang mencapai 4,03, lebih tinggi dari nasional sebesar 3,50 dan Jawa Tengah sebesar 3,87.

Bupati Ngesti menjelaskan untuk meningkatkan daya saing tersebut, pihaknya fokus pada penguatan tenaga kerja, UMKM, pembiayaan, inovasi, dan investasi.

Sampai tahun 2029, Pemerintah Kabupaten Semarang menargetkan 4.000 peserta pelatihan dan penyerapan 27.600 tenaga kerja.

Pada tahun 2025, penyaluran KUR tercatat sekitar Rp1,35 triliun kepada 2.516 debitur. 

"Kami juga menargetkan 80 riset, 15 hasil riset yang dihilirisasi atau dikomersialisasikan, serta nilai investasi  sebesar Rp 5,2 triliun sampai tahun 2029,"lanjutnya.

Ada pula penghargaan Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Semarang dengan tema "Permukiman Berkelanjutan yang Mendukung Ketahanan Pangan".

Lokasi praktiknya ada di Desa Kesongo. Pemerintah Kabupaten Semarang mendapatkan dukungan pembangunan jalan dan drainase lingkungan senilai Rp 400 juta.

Pembangunan tersebut dilakukan untuk penanganan kawasan kumuh di RT 30 RW 09 Desa Pasekan dengan luasan 2,2 hektare dan sudah berkontrak pada Juli 2026.

Lebih lanjut Bupati Ngesti Pemerintah Kabupaten Semarang masih terus berupaya untuk menangani kawasan kumuh di beberapa kecamatan.

"Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, memperkuat ekonomi masyarakat, memperbaiki kualitas lingkungan permukiman, dan meningkatkan daya saing daerah. Pada akhirnya, yang paling penting adalah bagaimana pembangunan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Semarang,"pungkasnya.(ria)

Editor : Baskoro Septiadi
PENGHARGAAN Bupati Semarang Ngesti Nugraha JAWA TENGAH Kabupaten Semarang