Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Menolak Pilkada dipilih DPRD

Maria Novena Sinduwara • Minggu, 11 Januari 2026 | 17:50 WIB
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Mencuatknya kabar pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang di lakukan DPRD menuai pro dan kontra.

Sikap kontra datang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang juga menyuarakan sikap menolak terkait wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Sikap politik tersebut diungkapkan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Bondan Marutohening.

Meskipun PDI Perjuangan di Kabupaten Semarang juga mendapatkan kursi terbanyak.

Bondan mengatakan penolakan tersebut sejalan dengan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Bondan menilai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tetap harus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih secara langsung calonnya.

Disinggung soal bengkaknya anggaran jika pemilu dilakukan secara langsung, Bondan menangapi terkait anggaran bisa ditekan atau dihemat. 

"Pemilihan secara langsung memang kecenderungannya menjadi lebih besar biaya. Anggarannya bisa dihemat, tetapi partisipasi masyarakat tentang memilih calon pemimpinnya itu kan legeslasinya sangat kuat,"terangnya. Minggu (11/1).

Bondan juga menyinggung terkait tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai politik, legislatif yang masih meragukan.

Apalagi jika usulan Pilkada dipilih DPRD tentunya berpengaruh pada legitimasinya yang kurang.

Bondan menegaskan pertimbangannya tidak hanya soal itung-itungan soal kalah menang. Lebih kepada sepakat memperbaiki demokrasi rakyat.

"Kita memperbaiki demokrasi ketika zaman kemarin reformasi. Sekarang sudah pemilihan langsung dan kalau nanti dipilih DPRD kita ada kemunduran demokrasi di sini,"pungkasnya.(ria)

Editor : Baskoro Septiadi
#PDIP #DPRD