Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sopir Ngantuk, Rombongan Guru Marsudirini Jakarta Kecelakaan di Tol Ungaran, 1 Orang Meninggal

Maria Novena Sinduwara • Selasa, 6 Januari 2026 | 11:19 WIB
Kondisi bagian depan kendaraan Toyota Hiace Nopol B 7047 PXU yang ringsek akibat menabrak bagian belakang truk crane di jalan TOL KM 426.400 Jalur A ikut Kelurahan Sususkan Kecamatan Ungaran Timur K
Kondisi bagian depan kendaraan Toyota Hiace Nopol B 7047 PXU yang ringsek akibat menabrak bagian belakang truk crane di jalan TOL KM 426.400 Jalur A ikut Kelurahan Sususkan Kecamatan Ungaran Timur K

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Rombongan minibus yang terdiri dari 14 orang Yayasan Marsudirini Tanjuk Priok Jakarta alami kecelakaan di tol Ungaran tepatnya di KM 426.400 jalur A.

Indikasi awalnya diduga sopir mengantuk hingga menabrak bagian belakang truk crane yang sejalan didepannya dengan kendaraan tersebut. Bagian depan kendaraan minibus Hiace tersebut ringsek.

Akibatnya satu guru bernama Terodius Heru Sucahya 57 warga Jalan Balai Rakyat, Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara meninggal dengan cedera berat di kepala.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani mengatakan kejadian kecelakaan tersebut Selasa (6/1) pukul 05.20 WIB.

Secara rinci Lingga menjelakan rombongan dari Jakarta Tanjuk Priok akan menuju Bawen untuk taziah atau melayat.

Namun kendaraan Toyota Hiace Nopol B 7047 PXU yang dikemudikan Totot Andriyanto 56, warga Bukit senyum RT 03 RW 03 Sungai jodoh Kota Batam hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk crane Nopol B 9241 VB yang dikemudikan Andi Slamet Suwandi 55, warga Wates RT 01 RW 04 Kelurahan Bumi Ratu Kecamatan Nuban Lamoung Tengah. 

"Rombongan dari Marsudirini Jakarta Tanjung Priok dengan 14 penumpang ini mau taziyah di Bawen. Dan analisa kita juga sepertinya lelah mengantuk. Akhirnya, enggak konsentrasi akhirnya menabrak bagian belakang dari truk,"jelasnya. Selasa (6/1).

Dari analisa tim Satlantas Polres Semarang posisi menabrak minibus tersebut tepat di tengah bagian belakang truk. Sehingga indikasi ini diartikan sopir mengalami kurang konsentrasi yakni mengantuk.

Selain penumpang depan kiri yang meninggal atas kejadian tersebut Lingga mengatakan ada enam orang lainnya mengalami luka ringan.

Lingga mengatakan saat ini masih melakukan penanganan pada korban. Sopir minibus tersebut juga belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam keadaan shock. Lingga menekankan jika sopir dalam kondisi mengantuk tentu sebaiknya harus istirahat dulu.

Sehingga ia meningkat lagi kepada seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati dan memastikan kondisi fisik sopir dan kendaraan dalam keadaan fit dan normal.

"Untuk selanjutnya kita lakukan lidik terhadap sopir. Kita lakukan pemeriksaan pada sopir saat kondisi sopir sudah pulih,"lanjutnya.

Identitas korban dengan luka ringan diantaranya:

Ignasius Suharno 45 warga Paras Kali Bawang Kulonprogo

Antonius Yuwono Trisunu 42, warga Madya Koja Jakarta Utara.

Brigita Putri Milo Deru 36, warga Jalan Papanggo Tanjungpriok Jakarta Utara.

Silvia Ditya 46, warga Tanjung priok.

Sundari 56, warga Jalan Mangga Koja Jakarta Utara.

Imanuel Kotan 35, warga Jalan Kramat Jaya Jakarta Utara. (ria)

Editor : Baskoro Septiadi
#Marsudirini #KECELAKAAN #Tol Ungaran