RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Pemerintah Kabupaten Semarang dalam hal ini Dinas Pariwisata terus mendorong desa wisata yang ada di Kabupaten Semarang untuk berkarya.
Festival Festival Ekonomi Kreatif dan Desa Wisata yang dilakukan Dinas Pariwisata untuk meningkatkan ekonomi kreatif yang ada di desa.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati mengatakan di Kabupaten Semarang ada 85 desa wisata.
Sembilan desa wisata maju, 34 desa wisata berkembang dan 42 desa wisata rintisan. Festival tersebut baru pertama kali digelar.
Hal tersebut bertujuan untuk mengenalkan desa wisata yang ada di Kabupaten Semarang.
"Kita berikan ruang untuk teman-teman desa memarekan yang dimiliki. Ini berdampak baik untuk teman-teman desa. Seperti yang di Desa Samirono kemarin sempat redup ini sudah bangkit dan ramai lagi besok infonya ada 60 yang akan berkegiatan disana,"ungkapnya usai festival desa wisata di Bukit Cinta Rawapening Banyubiru. Minggu (7/12).
Wiwin mengatakan eksistensi desa wisata harus terus dipertahankan. Pihaknya juga terus memastikan ekonomi kreatif di Kabupaten Semarang di 17 sektor tersebut semua maju.
Tak hanya paket wisata yang bisa dinikmati wisatawan saat dolan di Kabupaten Semarang, menikmati kesenian yang menjadi identitas desa di Kabupaten Semarang bisa juga dinikmati.
"Tari Gecul dari Desa Ngrawan juga sudah memiliki HAKI. Artinya bahwa kita mensupport semua ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Semarang untuk lebih maju. Pasti tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"lanjutnya.
Sementara itu Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan Kabupaten Semarang sendiri memiliki desa wisata terbanyak di Jawa Tengah.
Sehingga Pemerintah Kabupaten Semarang terus melakukan kolaborasi bersama ekonomi kreatif dan pelaku seni budaya guna trus mempertahankan eksistensi desa wisata.(ria)
Editor : Baskoro Septiadi