Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gara-gara Masalah Salaman, Siswa MTs di Semarang Tega Setrika Dada Adik Kelasnya, Begini Respons Pihak Sekolah

Nurfa'ik Nabhan • Sabtu, 18 Mei 2024 | 18:21 WIB
Kriminalitas
Kriminalitas

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Tidak ditanggapi saat diajak salaman saat usai salat, pelajar kelas 8 di MTs Negeri Semarang, Kecamatan Susukan disetrika di bagian dada oleh seniornya.

Saat ini kejadian tersebut sudah dalam penanganan PPA Satreskrim Polres Semarang.

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP M Aditya Perdana menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Senin (13/5) malam.

Dimana korban D, 14, dan pelaku, F, 15, tengah melakukan salat Isya di madrasah tersebut.

"Dan saat pelaku ingin bersalaman pada korban tidak ditanggapi oleh korban. Dikarenakan pada saat pelaku ingin bersalaman korban masih pada posisi berdoa, jadi tidak bisa langsung melakukan salaman," ungkapnya Sabtu (18/5).

Setelah kejadian tersebut, korban kembali ke asramanya untuk beristirahat. Sesaat itu, pelaku juga menghampiri ke asrama korban dan langsung menindih badan korban.

"Pelaku juga langsung mengambil setrika yang ada di sekitar korban dan langsung ditempelkan di dada korban sebanyak tiga kali," terangnya.

Setelah kejadian itu, Selasa (14/5) pihak sekolah membawa korban untuk berobat di Rumah Sakit Puri Asih Salatiga untuk mendapatkan perawatan. Kemudian Kamis (16/5), korban bersama orang tua melaporkan kejadian ini ke Polres Semarang.

"Untuk laporannya sendiri sudah kami buatkan laporan polisi dan saat ini kami dari Satreskrim Polres Semarang sedang melakukan pengumpulan alat bukti baik dari saksi dan juga barang bukti," katanya.

Untuk sementara dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Semarang sedang mendatangi lokasi kejadian untuk melengkapi alat bukti yang dibutuhkan.

Apabila nanti dua alat bukti sudah terpenuhi terduga pelaku akan segera dilakukan pengamanan.

Sementara itu, Kepala Boarding School MTs Negeri Semarang, Amin Mustofa mengungkapkan alasan pelaku melakukan perbuatannya kepada korban karena merasa jengkel.

Dan berdasarkan informasi dari teman pelaku dan korban merupakan teman baik bahkan sering melaksanakan salat bersama.

"Berdasarkan pengamatan dan pengakuan korban terdapat tiga titik luka yakni di lengan sebelah kanan, ujung dada sebelah kiri, dan kanan," katanya.

Saat kejadian tersebut, teman-teman satu asrama korban juga sempat diusir keluar asrama. Bahkan pelaku melarang teman-temannya untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Setelah yang bersangkutan melapor dan ijin pulang, kami cek ternyata ada luka yang ada di dada. Kemudian kami bawa korban ke bidan yang menjadi perawat kesehatan di sekolah," lanjutnya.

Setelah itu, korban di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Pihak madrasah juga mempersilahkan kepada keluarga pelaku untuk menjemput pelaku.

"Karena yang kami dengar pelaku menjadi murung,  menyesal, dan menyediri setelah kejadian. Dan juga seolah-olah teman-temannya menjauhi pelaku," pungkasnya. (nun/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M Aditya Perdana #Pelajar MTs Negeri Semarang Disetrika Senior #MTs Negeri Semarang #kriminalitas semarang